- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Kembalikan Kejayaan Kafilah Sumsel di Tingkat Nasional
PALEMBANG, SIMBUR – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Ir H. Mawardi Yahya secara resmi menutup Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) XXVI Tingkat Provinsi Sumsel Tahun 2021. Kegiatan dipusatkan di Lapangan Tani Merdeka Martapura Kabupaten OKU Timur, Rabu (26/5 ) malam.
Wagub Mawardi mengharapkan bagi para qari/qariah serta hafiz/hafizah yang telah terpilih menjadi pemenang untuk menyiapkan diri guna mengikuti tingkat nasional yang akan digelar beberapa bulan ke depan.
“Kami harapkan para kafilah Sumsel yang akan bertanding pada tingkat nasional akan dapat mengembalikan kejayaan Sumsel yang pernah menjuarai tingkat nasional,” tegasnya.
Dalam mencetak genari qurani, lanjut Mawardi, Pemprov sudah penjalankan program satu desa satu rumah tahfidz yang saat ini sudah banyak tumbuh di pelosok Sumsel. “Melalui program satu desa satu rumah tahfidz inilah kami mempersiapkan generasi ke depan dalam mengulang kembali kejayaan masa lalu untuk mengukir prestasi di tingkat nasional,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati OKU Timur, Lanosin Hamzah mengucapkan terima kasih atas ditunjuknya OKU Timur sebagai tuan rumah STQH ke XXVI tingkat Provinsi Sumsel. Dia juga menyebut pihaknya telah berupaya menyiapkan segala sesuatunya demi lancarnya STQH yang telah dibuka Gubernur H Herman Deru, Jumat (21/5) lalu tersebut.
“Kami ucapkan terima kasih pada Wagub yang berkenan menutup kegiatan ini. Suksesnya STQH ini tidak terlepas dari kerjasama antara Pemprov Sumsel dan Pemkab OKU Timur beserta seluruh jajaran panitia,” ucap Enos.
Berdasarkan keputusan dewan hakim STQH untuk juara umum STQH ke XXVI tahun 2021 adalah Kota Palembang sedangkan pada posisi kedua Kabupaten Banyuasin, Sementara juara ketiga menempatkan Kabupaten Musi Banyuasin dan Kabupaten OKU Timur.
Terpisah, Wali Kota Palembang Harnojoyo menyambut kepulangan 20 kafilah yang berhasil menjadi juara umum pada Seleksi Tilawah Quran dan Hadist (STQH) ke-26 tingkat Provinsi Sumatera Selatan, Kontingen disambut di Rumah Dinas Wali Kota, Kamis (27/5).
Perlombaan yang diadakan setiap dua tahun sekali tersebut diadakan di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) pada 20 -26 Mei atau selama satu pekan.
Wali Kota Palembang Harnojoyo memberikan selamat kepada para pemenang. Dia berpesan agar terus belajar karena kafilah Kota Palembang akan menjadi perwakilan di STQH tingkat nasional di Maluku Utara Oktober mendatang.
“Selamat kepada para peserta, ofisial, pelatih serta pembimbing karena telah membawa piala juara umum pertama STQH provinsi ke Kota Palembang. Tetap belajar dan semangat untuk menghadapi STQH nasional yang tinggal beberapa bulan lagi,” ujar Harnojoyo.
Nur Ainun Tanjung selaku Ketua Kafilah STQH Kota Palembang mengungkapkan, dari sepuluh cabang lomba baik putra maupun putri, Kota Palembang berhasil masuk final di 11 perlombaan. Lima diantaranya berhasil juara satu, tiga juara dua dan tiga lainnya juara ketiga.
“Kami berhasil juara umum satu mengalahkan 16 perwakilan Kabupaten/Kota yang ada di Sumatera Selatan dengan total poin 37, unggul jauh dari poin di posisi juara dua, yaitu Kabupaten Banyuasin yang mendapatkan 22 poin,” tambahnya.
Nur Ainun juga mengatakan, Pemerintah Kota Palembang memberikan reward berupa uang pembinaan sebesar Rp5 juta untuk juara satu, Rp4 juta untuk juara kedua dan Rp3 juta rupiah untuk juara ketiga.
Sementara itu, Kabupaten Musi Banyuasin berhasil meraih juara umum ketiga dari peserta seluruh kabupaten/kota di Sumsel. “Alhamdulillah Muba berhasil meraih juara umum tiga. Terima kasih atas dukungan yang maksimal diberikan Bupati Dr Dodi Reza kepada peserta STQH asal Muba,” ungkap Kabag Kesra Muba, Opi Palopi.
Dikatakan Opi, meski peserta STQH asal Muba tidak meraih juara umum pertama, namun peserta asal Muba mampu menyapu juara di dua cabang bergengsi STQH dan berhak mewakili Sumsel di ajang STQH nasional. Adapun yang meraih juara yakni diantaranya cabang Tilawah Dewasa (putra) atas nama Mer’an Zikri juara 1, Tahfidz 10 juz (putri) atas nama Naimatuz Zahro juara 1, Hafalan 500 hadits tanpa sanad (putra) atas nama M Ridho Fernando juara 1, Tahfidz 1 juz dan Tilawah (putri) Zukhiro Z Jannah juara 2, Tahfidz 10 juz (putra) M Fathur Ramadoni juara tiga, Tahfidz 20 juz (putra) M Haikal Abrori juara tiga, Tafsir 20 juz (putra) M Qodhi Alfariqi juara tiga.
“Kemudian, Hafalan 100 hadits bersanad (putri) Sefani Rahayu juara harapan 1, hafalan 100 hadits bersanad Wahyu Tri Putra juara harapan 2, Tilawah Anak (putra) Teansyah Gusti Rama juara harapan 2, Tilawah Dewasa (putri) Nur Marhamah juara harapan 2,” tambahnya.
Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengucapkan selamat kepada peserta STQH asal Muba yang telah berusaha maksimal hingga meraih juara umum ketiga. “Persiapkan diri untuk di ajang tingkat nasional nantinya, terus lakukan pembinaan dan pendampingan,” ungkap Dodi.
Dia menambahkan, kepada semua peseta STQH asal Muba untuk selalu menjaga kesehatan dan memaksimalkan latihan. “Jaga terus kesehatan dan tetap selalu berusaha menjadi yang terbaik,” tandasnya. (red/kbs)



