- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Optimalkan Protokol Kesehatan, Pertumbuhan Ekonomi Tetap Jalan
PALEMBANG, SIMBUR – Pascalibur Idulfitri 1442 Hijriah, upaya dalam menekan angka penyebaran Covid-19 masih terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Palembang. Hal tersebut sesuai arahan Presiden Republik Indonesia (RI), Ir H. Joko Widodo yang disampaikan melalui rapat koordinasi bersama Kepala Daerah seluruh Indonesia secara virtual.
“Pastinya kami terus diarahkan untuk terus mengoptimalkan protokol kesehatan. Kemudian bagaimana juga upaya kami di tengah pandemi ini, pertumbuhan perekonomian tetap berjalan dengan baik,” kata Wali Kota Palembang, H Harnojoyo di Rumah Dinas Walikota, Jalan Tasi Palembang, Senin (17/5).
Wako juga mengungkapkan rasa syukurnya akan penurunan angka penyebaran Covid-19 di wilayah kota Palembang saat ini. “Alhamdulillah angka penyebaran Covid-19 saat ini sudah menurun, namun masih terus kami upayakan dalam memutus rantai penyebarannya,” ujarnya.
Harnojoyo masih terus mengimbau masyarakat untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan, sekaligus patuh akan Perwali yang telah ditetapkan terkait penyebaran Covid-19. “Seperti pusat-pusat hiburan di Benteng Kuto Besak (BKB) ataupun pusat keramaian lainnya kami tutup pascalebaran. Akan kami perpanjang hingga 31 nanti. Kami juga tetap menekankan Perwali terkait pembatasan waktu hingga pukul 21.00,” tambah Harnojoyo.
Terkait varian baru yang sempat beredar, Harnojoyo juga menyampaikan bahwa saat ini Sumatera Selatan, khususnya di Kota Palembang dinilai masih dalam kondisi aman. “Itu Januari kemarin, tetapi sekarang sudah sembuh. Alhamdulillah tidak menyebar,” tungkasnya. (red/rel)



