Momentum Introspeksi

PALEMBANG, SIMBUR – Puncak Hari Pendidikan Nasional  (Hardiknas) digelar di ballroom Swarna Dwipa, Senin (3/5) siang. Kegiatan diramaikan para tenaga pendidik di lingkup Dinas Pendidikan Sumsel.

Gubernur Sumsel H Herman Deru mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran tenaga pendidik yang merayakan Hardiknas. “Meski puncak Hardiknas 2021, tidak dilaksanakan tepat pada waktunya, tetapi momentum ini dijadikan bercermin atau introspeksi. Dalam perjalanan pendidikan ada fluktuasi, tapi ada satu tujuan yang tetap dan tidak berubah, yakni mencerdaskan bangsa, menghilangkan kebodohan dan memberantas kemiskinan,” terang Deru.

Momentum Hardiknas juga introspeksi untuk melihat apa yang harus diperbaiki, ditingkatkan dan dipertahankan. “Ingat, awal Maret 2020, sebanyak 2015 negara harus berhadapan dengan pandemi. Terjadi transformasi belajar manual ke online, dari tingkat SD hingga S1. Kami khawatirkan belajar online ini, akan menurunkan silaturahmi, takut anak antisosial, sampai virus ini hilang,” timbangnya.

Selanjutnya, tergerusnya nilai-nilai disiplin seperti disiplin waktu, upacara pagi, atau kegiatan ekstrakurikuler lainnya.  “Kita harus segera bangkit, dan mimpi saya tamatan SMK, memang betul betul siap pakai, bukan hanya siap bekerja, tapi menciptakan lapangan kerja. Otomatis menjadi beban moril, apabila lulusan SMK menganggur. Artinya menciptakan pengangguran baru dengan keahlian. Maka pendidikan SMK juga harus disesuaikan dengan potensi daerah,” harap Deru.

Deru juga menegaskan, kita semua harus siap dengan modernisasi dan IT. “Saya harap juga para guru menjadi garda terdepan prokes. Tidak tahu sampai kapan covid ini, dan cara paling ampuh menekan pandemi adalah prokes,” tukas Gubernur Sumsel.

Kepala Dinas Pendidikan Sumsel M Riza Fahlevi MM mengatakan, puncak peringatan Hardiknas ini dilaksanakan serentak secara daring sejak 2 Mei 2021. “Menyemarakan Hardiknas ini, kami juga menyerahkan cencera mata kepada purnabakti di lingkup Dinas Pendidikan Sumsel sebagai wujud penghargaan atas pengabdian selama ini. Lalu pembagian kac mata gratis bagi siswa yang mengalami ganguan penglihatan,” ungkapnya.

Riza melanjutkan, pihaknya juga menyerahkan CSR satu unit kendaraan X Pander bagi SMK Negeri 1 Prabumulih. “Kami juga memberikan insentif bagi guru SMA dan SMK se-Sumsel dan honor guru SLB Negeri di Sumsel, yang terdampak pandemi Covid-19” timpalnya.  (nrd)

Share This: