Perketat Pengawasan Konten Tidak Mendidik

PALEMBANG, SIMBUR – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah atau KPID Sumsel sebagai lembaga resmi, diharapkan dapat lebih memperketat pengawasan, terhadap dunia penyiaran televisi dan radio, terutama perihal konten isi siaran, yang kurang atau tidak mendidik.

Ir H Mawardi Yahya sebagai Gubernur Sumsel memina KPID merupakan lembaga yang dibentuk untuk mengawasi penyiaran, maka sepatutnya menjalankan fungsinya. Agar dunia penyiaran di Sumsel, kontennya mendidik dan sehat.

“Apalagi di tengah maraknya media sosial, yang kerap kali menyajikan informasi hoaks dijagat maya. Maka peran dunia penyiaran, terutama televisi dan radio, bisa dijadikan sebagai sarana penangkal hoaks, melalui konten  yang bermutu dan mendidik,” kata Mawardi Jumat (14/4/21) pagi.

Terkait seleksi anggota KPID Sumsel periode 2021-2024, Mawardi berharap yang terpilih nantinya merupakan orang-orang yang memiliki kapasitas dan niatan baik, untuk memajukan dunia penyiaran di Sumsel.  Begitu juga dengan tim seleksi yang terdiri dari unsur pemerintah, masyarakat dan akdemisi.

“KPID merupakan lembaga yang penting dalam pengawasan siaran, sudah seharusnya orang-orang duduk  harus memenuhi syarat, maka KPID lebih leluasa dalam menjalankan tugas dan fungsinya. KPID diminta tegas, mengawasi konten lokal yang isinya tidak mendidik dan tidak bermoral. Jika terdapat penyiaran seperti tentu harus  diberi sangsi,” harap Mawardi.

Guntur SH selaku Ketua KPID Sumsel Guntur mengatakan, saat ini persiapan seleksi anggota KPID Sumsel priode 2021-2024 tengah dipersiapkan. Mengingat keanggotaan sebelumnya sudah habis massa kerjanya, sejak 27 maret 2021 diperpanjang gubernur sampai 31 Desember 2021 mendatang.

Guntur meminta masukan dari Wakil Gubernur, siapa yang akan ditunjuk sebagai tim seleksi dari unsur pemerintah. Tim seleksi  yang sudah terbentuk nantinya akan menyampaikan ke komisi I DPRD Sumsel.

“Ada 14 besar nama-nama calon anggota KPID Sumsel priode 2021-2024 untuk dipilih menjadi  7 orang, akan menjadi anggota KPID Sumsel tiga tahun mendatang. Ketujuh nama  yang terpilih ini nantinya dilantik oleh Gubernur,” tukas Guntur. (red/rel)