- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Driver Online Duel Lawan Begal
PALEMBANG, SIMBUR – Aksi heroik driver online Jainal Arifin (21), seorang diri melawan bandit meresahkan alias begal motor. Warga Desa Srinanti, Gunung Ganjah, Lahat, yang tinggal indekos di Selaberanti, Plaju ini, mengalami tiga sabetan pisau di lengan kanannya. Saat berusaha merebut kembali motor Yamaha Vixion yang dirampas pelaku begal.
Korban Jainal bertatus mahasiswa di kawasan Jalan A Yani ini, kini Sabtu (27/3/21) pukul 16.00 WIB, masih menjalani perawatan intensif di RS AK Gani Palembang.
Menurut keterangan Haryono sebagai teman sekampung, sekaligus masih keluarga saat ditemui Simbur, menceritakan perkaranya berawal dari korban Jainal mengantarkan penumpang pria dari kawasan Plaju.
“Dari Plaju, mengantarkan penumpang pria ini ke Lorong Sawah, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II. Sampai disana dieksekusi penumpang itu, luka di tangan kanan tiga sabetan pisau, waktu korban menangkis pisau yang diarahkan ke dadanya,” ungkapnya.
Haryono keseharianya driver online ini, pelaku yang memesan melalui aplikasi itu perempuan berinisial SR. “Yang pesan itu perempuan, cuma penumpangnya itu pria. Indentitas penumpang ini sedang di kroscek,” timpalnya.
Akibat kejadian itu menurut Haryono, selain tangan kanan terluka, korban juga kehilangan sebuah ponsel. “Motornya Yamaha Vixon tidak jadi hilang, cuma HP korban yang dirampas pelaku,” jelasnya.
Kondisi korban Jainal yang masih di rawat di RS AK Gani, untuk keluarga yang membesuk juga dibatasi, karena disiplin prokes yang ketat, keadaan rumah sakit juga terlihat lenggang. Dimana hanya boleh satu keluarga pasien saja yang menunggu, atau bergiliran oleh dibatasi.
“Sekarang kondisi korban membaik, Insya Allah Swt besok sudah bisa pulang. Kondisi sadar,” tukasnya. Diketahui Jainal yang masih berstatus lajang itu, sudah sekitar 3 tahun belakangan bekerja sebagai driver atau ojek online.
Senada dikatakan Zili, driver ojol yang turut membesuk korban di RS AK Gani Palembang, mengatakan sewaktu penumpang diantar dari Plaju ke Lorong Sawah di Tanggo Buntung, penumpang minta terus masuk dan berputar-putar.
“Sekitar jam 05.30 WIB kejadiannya kemarin (26/3/21). Penumpang ini minta antar ke Lorong Sawah, tapi masuk dan muter-muter. Pas berhenti mau turun, leher korban dikalungi pisau,” ujarnya.
“Awalnya motor mau di rampas, tapi waktu pelaku ngengkol motor, driver ini melawan, duel. Sampai korban terluka di bawa ke rumah sakit, penumpangnya itu begalnya,” jelas Zili kepada Simbur.
Perkara begal driver ojol ini sendiri menurut Haryono telah dilaporkan pihak keluarga korban ke Polsek Ilir Barat II. (nrd)



