Guru dan Pedagang Difasilitasi Vaksin Sinovac

SEKAYU- Tidak hanya penanganan dan pencegahan saja yang terus digencarkan, dalam menekan dan meminimalisir wabah Covid-19. Melainkan  proteksi atau perlindungan juga terus dimaksimalkan.

Sebelumnya tokoh agama, lansia, tokoh masyarakat dan pelayan publik difasilitasi suntik vaksin. Maka dalam waktu dekat 29 Maret 2021 nanti, fasilitasi suntik vaksin bagi guru atau tenaga pendidik di Muba.

Sunaryo SSTP MM selaku Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba menyebutkan mengatakan, vaksinasinasi tidak hanya diberikan bagi tenaga medis, OPD dan tenaga pendidik saja, tapi secara bertahap juga  akan dilakukan  kepada pedagang hingga  masyarakat.

“Untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19, terhadap tenaga pendidik dan kependidikan dalam Kecamatan Sekayu, akan dilakukan tanggal 29 Maret 2020 di Opprom Pemkab Muba. Untuk Kecamatan yang berada di luar Sekayu, pelaksanaannya di tempat masing-masing dan akan dilakukan video confrence untuk saling menyaksikan,” cetusnya.

Sunaryo berharap pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar. “Kesehatan negara dapat pulih, pendidikan berjalan dan ekonomi bangkit. Karena kalau semua guru sudah divaksin, maka akan ada daya tahan tubuh yang lebih kuat lagi untuk melaksanakan proses belajar tatap muka. Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya.

Sunaryo hadir dalam rapat tahap I vaksinasi bagi tenaga pendidik dan kependidikan dalam Kecamatan Sekayu, Selasa (23/3/21) di aula Wiyata Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muba.

Musni Wijaya Ssos MSi selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba menegaskan  total dari tenaga pendidik dan kependidikan di Kabupaten Muba sebanyak 11.000 ribu, yang tentu semuanya akan di vaksin secara bertahap.

“Untuk pelaksanaan di tanggal 29 nanti, ada 400 tenaga pendidik dan kependidikan Kecamatan Sekayu yang akan dilakukan vaksin Covid-19. Dalam pelaksanaannya akan dilakukan dua sesi. Sesi pertama 200 dan sesi kedua 200. Kemudian untuk di kecamatan lainnya sebanyak 200,” ujarnya.

Untuk sekolahnya akan dipilah dan pilih terlebih dahulu. Sekolah mana yang sudah siap berdasarkan data yang kami terima. Serta akan dipastikan apakah semuanya belum divaksin atau ada yang sudah divaksin.

dr H Azmi Dariusmansyah MARS selaku Kepala Dinas Kesehatan Muba mengutarakan, vaksin Covid-19 yang baru-baru ini diterima dari provinsi sebanyak 4.500 yang akan disiapkan untuk tenaga pendidik dan kependidikan sebanyak 3.200, kemudian 1.300 nya akan dipersiapkan untuk pedagang.

“Karena ini belum cukup kita harus menunggu lagi kedatangan vaksinnya. Karena memang vaksin ini datangnya dari pusat kemudian baru ke provinsi dan disebar ke kabupaten. Adapun jenis vaksin yang akan diberikan tetap sama seperti yang sebelumnya, yaitu vaksin Covid-19 Sinovac,” bebernya. (red/rel)