- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Pasar Ikan Cupang Makin Dilirik
PALEMBANG, SIMBUR – Pasar Ikan Modern (PIM) di Jalan MP Mangkunegara, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II sangat menarik perhatian. Asosiasi Pedagang Ikan Hias (APIH) Sumsel disana, sengaja membuka sentra pasar ikan hias, untuk menyalurkan hobi para peternak ikan hias, khususnya para peternak Ikan Cupang.
Charma Afrianto SE selaku Ketua Asosiasi Pedagang Ikan Hias (APIH) Sumsel menyebutkan pihaknya sengaja memanfaatkan momen pandemi ini, untuk meningkatkan daya ekomoni penghobi ikan hias ini.
“Dampak pandemi ini para peternak ikan ini banyak di rumah. Atas dasar inilah kami membentuk asosiasi dan disuport langsung oleh pak Ratu Dewa selaku Dewan Pembina APIH Sumsel. Dengan suport yang diberikan, APIH Sumsel sangat terbantu. Baik melalui fasilitas dari Patralog,” ungkapnya.
Sehingga saat ini memiliki kantor Asosiasi di lantai dua Pasar Ikan Modern ini. “Kita juga telah memiliki lapak ikan hias kurang lebih ada 70 disini. Sehingga ini memudahkan kami dalam memasarkan ikan hias,” tukas Charman.
Ratu Dewa selaku Sekda kota Palembang menyebutkan ia sangat ingin mengutamakan kenyamanan terkait kondisi pasar ikan modern itu sendiri.
“Kita pikirkan juga bagimana pengunjung bisa datang kesini dan bisa bersih dengan lapaknya tertib dan tertata rapi. Maka kedepan peminat atau masyarakat yang berdagang semakin ramai,” cetusnya.
Pelayanan yang maksimal tentunya menjadi prioritas. “Pelayanan maksimal terkait pasar ikan modern, baik dari berbagai sisi, mulai dari industri dan lain sebagainya. Jangan nanti sekedar nama saja, tetapi tidak modern. Bagi saya, ini masih perlu banyak perbaikan,” tukas Ratu Dewa. (red/rel)



