Kinerja Bank Daerah Terus Maksimal

 JAKARTA, SIMBUR –  Pemkab Muba merupakan pemegang saham nomor dua terbesar, setelah Pemprov Sumsel. Pemkab Muba di bawah kepemimpinan Bupati Dr Dodi Reza Alex dan Wabup Beni Hernedi SIP mempunyai andil yang sangat besar, dalam meningkatkan kinerja dan produktifitas PT Bank Sumsel Babel. 

Rapat umum pemegang saham atau RUPS Bank Sumsel Babel digelar Senin (22/3/21) pagi di ball room Hotel Fairtmon Jakarta.  Mendagri Muhammad Tito Karnavian membuka kegiatan ini, dengan tema “Kepemilikan Saham Pemerintah Daerah pada Badan Usaha Milik Daerah, berdasarkan Peraturan Pemerintah No 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah”.

Beni hadir dalam rapat RUPS tahun 2021, mengungkapkan, salah satu agendanya tadi yakni, mendengarkan arahan dari Mendagri terkait PP No 54 tahun 2017.

“Melaksanakan perubahan dalam bentuk badan hukum sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 54/2017. Penguatan modal BUMD juga harus menjadi perhatian kita, selaku pemerintah daerah pemegang saham. Kami berharap kinerja BSB terus maksimal,” harapnya.

Mendari Tito Karnavian sendiri mengatakan untuk mengoptimalkan peran BUMD di daerah, harus melakukan beberapa langkah, diantaranya pemerintah daerah harus berkomitmen untuk mendorong BUMD meningkatkan pelayanan publik.

“Ditambah regulasi, kemudahan investasi, dan stabilitas perekonomian. Kemudian membangun stabilitas di pemerintah pusat, daerah, DPRD, dan BUMD yang kuat,” cetus Mendagri. 

Hadir pula Wakil Gubernur Kepulauan Provinsi Bangka Belitung, Drs. Abdul Fatah; Komisaris BSB, Edy Junaidi; Direktur BSB, Achmad Syamsudin dan Bupati dan Walikota se – Sumsel dan Bupati dan Walikota se-Babel

Ekspansi ke Bank Lampung
 
H Herman Deru sebagai Gubernur Sumsel, sekaligus sebagai Pemegang Saham Pengendali Bank Sumsel Babel atau BSB merasa bangga dan memberikan apresiasi atas kinerja para jajaran BSB di tahun 2020. 
 
“Semua pemegang saham merasa bangga dan mengapresiasi kinerja BSB tahun 2020,” puji Deru.
 
Deru hadir dalam conference pers usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Bank Sumsel Babel tahun 2020 bertempat di Hotel Fairmont Jakarta, Senin (22/3). Menegaskan yang membuat bangganya lagi bahwa para pemegang saham menyetujui jika RUPS Bank Lampung dan BSB untuk melakukan  usaha bersama. 
 
“Kami pemegang saham lebih bangga lagi bahwa kita telah sama-sama menyetujui RUPS Bank Lampung dan RUPS BSB dimana kami menyetujui kelompok usaha bersama,” katanya.
 
Deru menyebutkan, BSB ikut dalam penyertaan modalnya ke Bank Lampung, karena itu dia menilai kepak sayap BSB sudah luar biasa karena bukan hanya di dua provinsi saja seperti di Provinsi Sumsel dan Provinsi Babel tapi juga sudah melebar di Provinsi Lampung, dan ini dinilainya  sebagai salah satu prestasi yang membanggakan.
 
 
Deru meminta BSB lebih memaksimalkan kinerjanya dengan menambah  satu Komisaris Non Independent di Provinsi Babel. “Kita juga di RUPS LB ini kita lebih memaksimalkan kerja BSB dan kita perlu tambah satu jabatan komisaris non independent, tapi itu kita persembahkan untuk Provinsi Babel dan Kabupaten/Kotanya. Silahkan berembuk dan usulkan,” tukasnya.
 
 
Achmad Syamsudin selaku Direktur BSB, meminta doa agar kerjasama dengan Provinsi Lampung dapat berjalan baik. Menurutnya, Provinsi Lampung memiliki potensi yang luar biasa sehingga potensi tersebut dapat di kembangkan.
 
“Kedepan kita mohon doa, kerjasama dengan Provinsi Lampung karena potensi mereka cukup bagus, kita juga bisa bersinergi apa yang bisa dikembangkan termasuk potensi bisnis bisa kita kembangkan disana,” ucapnya.
 
Disamping itu, dia mengatakan meski di masa pandemi covid-19, BSB masih dapat tumbuh terbukti laba bersih bisa mencapai target di atas Rp. 500 Miliar.
 
“Ditengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini kami bersyukur BSB masih dapat tumbuh, dimana labah bersih kita tahun lalu Rp. 423 miliar dan tahun 2020 kita mencapai target diatas 500 Miliar,” tukas Achmad . (red/rel)