- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Berdayakan Masyarakat melalui KIM
SEKAYU, SIMBUR – Bupati Muba Dr H Dodi Reza dan Wabup Muba Beni Hernedi SIp, senantiasa menekankan, kepada kepala perangkat daerah, untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Musi Banyuasin.
Atas instruksi Bupati Muba ini, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten atau Dinkominfo Muba, melakukan sosialisasi pembentukan kelompok informasi masyarakat atau KIM, secara virtual.
Sosialisasi KIM ini digelar kemarin (17/21) di ruang virtual room Dinkominfo Muba. Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh OPD terkait, seluruh Camat Muba.
Kemudian menghadirkan dua narasumber, yakni Amrullah SSTP MSi selaku Kabid Pengelolaan Informasi Publik Diskominfo Provinsi Sumsel. Kedua Hendra A Setyawan SI Kom MI Kom, selaku Ketua Forum KIM Kabupaten OKU dan Ketua Bidang Humas Forum KIM Provinsi Sumsel.
Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP, melalui Sekretaris Dinkominfo Hj Nurzahrawati SPd MT menyampaikan, lewat sosialisasi ini, harapannya Kelompok Informasi Masyarakat di Kabupaten Muba dapat segera terealisasi.
KIM merupakan lembaga yang akan memberdayakan masyarakat, tidak hanya sebagai penyampaian informasi dan penerima informasi antara pemerintah dan masyarakat, tapi KIM ini juga sebagai lembaga yang akan memberdayakan masyarakat dari berbagai aspek yang meliputi pariwisata, budaya, sosial, dan ekonomi.
“Dengan terbentuknya KIM , diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat. Melalui pendayagunaan informasi dan komunikasi, dalam rangka mencapai masyarakat informasi yang sejahtera,” cetus Nurzahrawati.
Nurzahrawati mengatakan, bahwa peran KIM sangat kuat dalam memperlancar arus informasi, antar anggota masyarakat dengan pemerintah, sehingga dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengakses dan mengelola informasi dalam rangka meningkatkan literasi informasi dan mengatasi kesenjangan informasi.
“KIM harus dijalankan dengan maksud mewujudkan masyarakat yang aktif dan peka akan informasi. Serta menciptakan jaringan informasi media komunikasi dua arah dengan menghubungkan satu kelompok masyarakat dengan kelompok lainnya,”ujarnya.
“Agar bisa saling memberdayakan salah satunya dalam mengumpulkan, mengelola dan menyebarkan informasi. Agar ini dapat berjalan sesuai maka, sangat dibutuhkan dukungan dari semua pihak terutama dukungan dari masyarakat itu sendiri,”bebernya.
Amrullah SSTP MSi Kabid Pengelolaan Informasi Publik Diskominfo Provinsi Sumsel menyampaikan, berdasarkan Permenkominfo No 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Konkuren Bidang Komunikasi dan Informatika.
Bahwa Dinas melaksanakan kemitraan dengan pemangku kepentingan, salah satunya adalah Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 ayat (2) huruf a.
“Landasan hukum untuk pembentukan KIM sudah tertuang dalam Inpres no 9 tahun 2015 dan Permenkominfo No 8 tahun 2019. Dengan adanya landasan hukum ini, jika di suatu daerah sudah terbentuk KIM maka harus disertakan dengan SK Bupati,”ujarnya.
Untuk itu KIM sebagai simpul komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, berperan penting menyampaikan informasi dari pemerintah ke masyarakat dan sebaliknya. KIM juga memiliki peran penting sebagai agen penangkal hoaks dan isu negatif lainnya yang berpotensi beredar di masyarakat.
Pemberdayaan KIM menjadi solusi alternatif guna menyadarkan arti penting berkelompok, bertukar informasi. “Semoga KIM di Kabupaten Muba segera dapat terbentuk dengan baik. Dan kami mengapresiasi sekali kegiatan ini,”ungkap Amrullah
Hendra A Setyawan menegaskan, jika KIM sudah terbentuk dan berjalan dengan semestinya.
“Setiap masyarakat bersama dengan kelompoknya akan melakukan aktif yang bertujuan untuk mengenali cara pemecahan masalah, membuat keputusan bersama, melaksanakan keputusan dengan kerjasama, mengembangkan jaringan informasi untuk memecahkan masalah dan memenuhi kebutuhan,” timbang Hendra.
“Kami yakin untuk di Kabupaten Muba, tidak akan sulit untuk melakukan pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) karena memiliki Bupati yang muda serta berprestasi, yang pasti akan mendukung kegiatan yang bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tukasnya. (red/rel)



