Bakar Kasur, 18 Rumah dan Bedeng Ludes

PALEMBANG, SIMBUR – Si jago merah mengamuk cukup hebat, di Jalan KH Achmad Dahlan, RT 34 dan RT 35, Kelurahan 26 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang. Kebakaran terjadi persisnya di dekat Pasar Gubah, sekitar pukul 15.30 WIB.

Akibatnya 18 rumah dan bedeng ludes terbakar. Dengan 11 tempat terbakar di RT 34 dan 7 tempat lagi di RT 35. Disinyalir api berasal dari kasur yang sengaja dibakar, salah satu warga berinisial Ts (30) yang mengalami gangguan mental.

Tak pelak, warga yang melihat kobaran api dengan cepat berjibaku memadamkan api. Sejumlah pemadam kebakaran pun tiba ke lokasi. Tak berselang lama hujan deras cukup lama, sehingga membantu memadamkan kobaran api, tidak menjalar ke tempat lain.

Dikatakan Marta Dinata, selaku Ketua RT 35, bahwa ada sekitar 18  bedeng dan rumah yang terbakar kali ini, berada di dua RT, yakni RT 34 dan RT 35.

“Api sendiri diduga berasal dari rumah Ar, yang anaknya berinisial Ts memang mengalami agak ganguan mental. Sebab kejadian ini sudah tiga kali, dua kali mau membakar rumah bedeng yang dikontraknya.  Nah yang ketiga ini, memang benar-benar dibakar,” ungkapnya kepada Simbur.

Ditekankan Marta, Ts memang sebulan lalu pernah bermasalah dengan warga, lalu diadukan ke polisi dan sampai kepadanya.

“Waktu saya tanyai yang bersangkutan ini menangis, namun sebelumnya tidak ditangkap polisi, dengan membuat surat perdamaian saja. Kejadian itu disaksikan Babinsa dan Babinkamtibmas, karena keluarganya kasihan dan meminta jangan ditangkap,” bebernya.

Pada waktu aksi bakar rumah yang kedua, Ts sempat juga sempat dibawa ke Dinas Sosial, namun setelah itu di pulangkan.

“Tadi sesudah membakar kasur Ts langsung hilang dengan sekeluarga, kami sudah cari tidak ketemu, hilang sudah. Semua yang terbakar 18 rumah dan bedeng, terdiri 7 tempat terbakar di RT 35 dan 11 rumah lagi berada di RT 34,” tukas Marta.

Sedangkan Arman (20), salah korban kebakaran tinggal di RT 35, juga mengatakan kebakaran terjadi karena ada unsur kesengajaan.

“Sengaja membakar kasur, setelah itu melarikan diri dan posisi rumahnya terkunci. Waktu api berkobar, kami berusaha mendobrak rumah yang terbuka, lalu saya menghubungi nomor pemadam kebakaran,” katanya.

Arman mengetahui itu karena banyak warga yang menyebutkan hal itu. “Percobaan pertama dan kedua gagal, sekali terbakar,” timpalnya.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra SIk MSi melalui Kasat Reskrim AKBP Edi Rahmat SIk saat dikorfirmasi Simbur, terkait kebakaran terjadi di dekat Pasar Gubah, adanya unsur kesengajaan, saat ini tengah melakukan penyelidikan.

“Anggota sudah kita turunkan untuk melakukan olah TKP dan kita cek,” singkat Kasat Reskrim. (nrd)