Adopsi Ancol Kembangkan Wisata Pulau Kemaro, Lirik CSR dan APBN

PALEMBANG, SIMBUR –  Mewujudkan Pulau Kemaro menjadi pusat wisata air, Wali Kota Palembang H Harnojoyo mengerahkan semua pegawai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang bergotong royong. Kali ini yang dibersihkan bukan eceng gondok dan sampah di parit atau gorong-gorong tapi di Pulau Kemaro, Minggu (10/1).

“Kami akan fokus terlebih dahulu bersih-bersih di kawasan tersebut. Kondisinya harus kami tata kembali. Mengingat sudah lama tidak dimonitor,” kata Harnojoyo.

Gerakan gotong royong yang pertama dimulai pada 2021 ini juga melibatkan semua komponen cooperate sosial responbilty (CSR) yang ada di Palembang, terutama pembersihan Bungao di Pulau Kamaro. “Ke depan Pemkot bersama CSR akan secepatnya melakukan penantaan wisatan air yang ada di disini,” ungkapnya.

Pusat wisata Ancol yang ada di Jakarta, menjadi rujukan Harnojoyo untuk pengembangan wisata di Pulau Kemaro. “Ya konsepnya kami adopsi seperti Ancol. Kurang lebih seperti itu. Maka dari itu, setiap minggunya kegiatan ini akan kami lakukan. Saya sendiri yang akan terjun langsung,” katanya.

Ia menambahkan, Pemkot Palembang sudah membentuk tim percepatan pembangunan Pulau Kemaro. Diketahui lahan yang ada dikawan tesebut sekitar 25 hektare kondisinya belum maksimal.  Tim yang dimonotoring Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang Ratu Dewa, kata Harnojoyo akan secara rutin akan memonitor. Untuk target pengembangannya nanti akan melibatkan semua CSR.

“Kemudian kami akan usulkan APBD Provinsi dan APBN untuk men-support pembangunan tersebut. Untuk APBN sendiri kami rencanakan untuk membangunan jembatan, selain akses dengan menggunakan jalur air kami bisa usulkan menggunakan jalur darat melalui jembatan tersebut yang akan kita usulkan melalui dana APBN,” tegasnya.(kbs)