- Tetesan Air Sumber Kehidupan, Wujud Kepedulian Kasad di Brigif 8/GC
- Hadapi Medan Sulit, Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Koala Dua Belas
- Lumbung Energi Jadi Beban Moral, Layanan Listrik di Sumsel Harus Lebih Baik
- Jalan Berlumpur Jadi Ajang Berfoto Warga Desa
- Banjir Rendam Bayung Lencir, Warga Terisolasi dan Butuh Bantuan
Sigap dan Tanggap Hadapi Perubahan Iklim
SEKAYU, SIMBUR – Sigap dan tanggap dalam menghadapi perubahan iklim yang mulai ekstrem, Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA memimpin langsung Apel Pengecekan Personel dan Peralatan Penanggulangan terhadap Bencana Banjir, Tanah Longsor, dan Angin Puting Beliung di Wilayah Kabupaten Musi Banyuasin. Kegiatan berlangsung di halaman Mapolres Muba, Senin (9/11).
Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menyampaikan, Kabupaten Muba memiliki luas wilayah 14.265,96 km. Karakter wilayahnya 69 persen dataran rendah. Sebagian warganya tinggal di aliran sepanjang sungai, baik Sungai Musi, Sungai Batanghari maupun sungai lainnya yang rawan terhadap banjir dan longsor.
“Pada 2020 ini cuaca sulit diprediksi bahkan bisa dikatakan cuaca sangat ekstrem. Peningkatan curah hujan seiring dengan awal musim hujan disertai peningkatan akumulasi curah hujan akibat La Nina berpotensi menjadi pemicu terjadinya bencana hidrometeorologis seperti banjir dan longsor,” tukasnya.
Untuk itu, Dodi Reza mengajak seluruh unsur terkait membangun komitmen bermitra dan bekerja sama dalam upaya pencegahan bencana banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung di Kabupaten Muba.
“Seperti diketahui sebelumnya bahwa telah terjadi banjir di desa Tebing Bulang Kecamatan Sungai Keruh dengan ketinggian air 130 cm dan 185 KK terdampak dari banjir tersebut. Jadi perlu dipahami bersama bahwa Apel Gelar Pasukan yang diselenggarakan dengan maksud untuk mengecek kesiapan personel dan kelengkapan sarana prasarana dalam rangka antisipasi bencana alam di wilayah Kabupaten Muba. Dengan harapan, semua perencanaan yang telah dipersiapkan dapat berjalan sebagaimana yang mestinya kita harapkan, sehingga cepat dan tepat dalam melakukan bantuan dan evakuasi terhadap segala bencana alam yang dialami oleh masyarakat,”ungkapnya.
Disebutkannya, ada 50 wilayah yang sangat rawan banjir dan tanah longsor di antaranya di Kecamatan Sekayu, Kecamatan Sanga Desa, Kecamatan Batanghari Leko, Kecamatan Babat Toman, Kecamatan Bayung lincir, Kecamatan Sungai Lilin, Kecamatan Sungai Keruh, Kecamatan Lawang Wetan, dan Kecamatan Keluang.
“Saya mengharapkan setelah Apel Gelar Pasukan ini guna merespons cepat dalam penanganan banjir dan tanah longsor agar di wilayah rawan tersebut dibangunkan posko bersama,” tegasnya.
“Saya berharap kepada seluruh peserta apel, agar segera mempersiapkan segala sarana dan prasarana yang siap operasional dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan serta laksanakan tugas kemanusiaan ini dengan penuh integritas, tulus, ikhlas, dan loyalitas serta tanggung jawab,”pungkasnya.
Di akhir apel, Dodi Reza bersama Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SIK dan Dandim Muba 0401 ARH Faris Kurniawan SST MT menyerahkan penghargaan dari Kapolda Sumsel kepada jajaran Polres Muba yang berhasil membongkar peredaran narkotika di Desa Tanjung Agung Utara Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin pada Sabtu (7/11) lalu.
Apel diikuti Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SIK, Dandim 0401 Muba Letkol ARH Faris Kurniawan SST MT, Kepala Dinas Dishub Pathi Riduan SE ATD MM, Kasat Pol PP Haryadi SE MSi, diikuti TNI Polri, Satuan Pol PP, Dishub, BPBD, dan Tagana Muba.(red/rel)



