- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Satu Pedagang Positif Covid-19 Meninggal, Pasar Kebon Semai Bakal Disterilkan
# Kasus Positif Covid-19 di Sumsel 812 Orang, Pasien Sembuh 114 dan Meninggal 28 Orang
PALEMBANG, SIMBUR – Pascalebaran terjadi lonjakan jumlah kasus positif Covid-19 di Sumatera Selatan. Tercatat 812 kasus positif, 114 kasus sembuh, dan 28 kasus meninggal. Meski persentase fatal Covid-19 di Sumsel masih di ambang normal sekitar 3,08 persen total kematian dari jumlah kasus, pemerintah dan masyarakat harus lebih disiplin dalam memutus mata rantai penyebaran wabah. Terlebih setelah munculnya kasus baru dari klaster pasar, menuntut masyarakat untuk mematuhi anjuran pemerintah dan protokol kesehatan yang berlaku.
Diketahui, beredar kabar seorang pedagang meninggal diduga kuat terjangkit covid-19 di salah satu pasar di Palembang. Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19, Prof Yuwono membenarkan hal tersebut. Seorang pedagang pasar Kebon Semai, Sekip, Palembang yang meninggal merupakan orang yang diduga kuat terjangkit Covid-19 (suspect). “Ya, ibu Y usia 53, meninggal suspect Covid-19, dimakamkan pukul 14.00 WIB tadi. Belum sempat di swab karena pasien baru datang di IGD,” katanya.
Menyikapi itu, Perusahaan Dagang (PD) Palembang Jaya mengambil langkah cepat, terkait adanya seorang pedagang Pasar Kebon Semai Sekip Palembang yang diduga meninggal karena positif Covid-19. “Kami akan ikuti sesuai anjuran Jubir Penanganan kasus Covid 19, Pasar Kebun Semai akan ditutup sementara,” tegas Dirut PD Pasar Palembang Jaya Abdul Rizal SPd MM, Senin (25/5) malam.
Dikatakan Rizal, pihaknya sudah berkoordinasi dengan gugus tugas Covid-19 dan dinas kesehatan, untuk melakukan sterilisasi pasar. “Biasanya pasar tradisional kembali beroperasi H+3, usai lebaran. Adanya kejadian pasar tutup akan lebih lama sebelum dinyatakan steril oleh dinas kesehatan,” tegasnya.
Pedagang pun, katanya diharuskan untuk menjalani Rapidtest. “Lebih kurang ada 150 pedagang di Pasar Kebun Semai itu. Mereka akan menjalani Rapidtest secara bergelombang dan kemampuan Dinkes,” ungkapnya.
Dengan adanya peristiwa ini, kata Rizal pihak pasar akan lebih memperketat pengawasan kepada pedagang dan pembeli untuk seluruh pasar tradisional di Kota Palembang. “Kami tetap mengikuti protokol kesehatan dan instruksi Walikota, dan SK Dirut PD Pasar, pedagang atau pembeli yang tidak mengikuti protokol kesehatan kita suruh pulang dari pasar,” tegasnya.
Diketahui, kasus positif Covid-19 di Sumatera Selatan menjadi 812 orang. Ada penambahan 76 kasus baru hingga Senin, 25 Mei 2020. Kasus konfirmasi positif baru per hari ini tanggal 25 Mei 2020 mengalami penambahan sebanyak 76 orang. Palembang 32 orang, OKI 28 orang, Lubuk Linggau dan Banyuasin masing-masing 4 orang, dan Prabumulih 5 orang. Sedangkan Ogan Ilir, Muara Enim dan Lahat masing-masing ada 1 orang.
Jumlah sampel yang diperiksa di laboratorium sebanyak 3.168 orang. Terdiri dari sampel 2.462 OTG, 583 PDP, dan 123 ODP. Selesai pemeriksaan 1.974 orang. Sampel positif 812 orang dan Sampel negatif 382 orang.
Adapun jumlah orang dalam pantauan (ODP) sebanyak 5.697 orang, selesai dalam pantauan 4.156 orang, dan masih dipantau sebanyak 1.541 orang. Sementara, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) 477 orang. Sebanyak 202 sudah selesai pengawasan, serta masih dalam pengawasan 275 orang. Ada penambahan 12 orang PDP baru pada hari ini.
Kasus konfirmasi sembuh totalnya 114 orang. Ada penambahan 12 kasus sembuh yang berasal dari Lubuk Linggau 10 orang, dan dua orang sisanya dari Palembang. Sementara untuk yang meninggal dunia saat ini berjumlah 28 orang.(tim/bbs)



