- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
- Protes Meluas, Warga Banyuasin Kesulitan Air Bersih
Bertambah 1 Pasien, Kasus Positif Covid-19 di OKI Jadi 12 Orang
# Warga Diminta Patuhi Imbauan Pemerintah
KAYUAGUNG, SIMBUR – Gugus tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tak henti mengingatkan masyarakat agar benar-benar menaati imbauan pemerintah. Apalagi dengan kian bertambahnya jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten OKI.
“Semua daerah berpeluang terpapar Covid-19. Untuk itu, penting bagi masyarakat untuk displin mematuhi imbauan pemerintah, memakai masker, rutin cuci tangan dan hindari kerumunan,” ungkap juru bicara Covid-19 Kabupaten OKI, Iwan Setiawan pada konfrensi pers virtual, Sabtu (9/5) malam.
Iwan menambahkan, pada hari ini penambahan pasien terkonfirmasi positif sebanyak 1 orang. Dengan demikian total pasien positif di OKI sudah mencapai 12 orang. “Pasien terkonfirmasi positif hari ini kasus 235 (Sumsel) dengan inisial M umur 61 tahun asal Kecamatan Lempuing,” ujar Iwan.
Dengan penambahan ini, perlu adanya kesadaran diri masyarakat untuk menghindari kerumunan dan melaksanakan physical distancing. Untuk penanggulangan, pihaknyatelah melakukan pelacakan (kontak trancing) kepada seluruh pasien positif asal OKI. “Mulai dari kasus pertama, kami sudah melakukan contak tracking sebanyak 183 orang kontak erat baik melalui rapid maupun uji swab,” jelas Iwan.
Sementara, Kepala Dinas Kominfo OKI, Alexander Bustomi menambahkan Gugus Tugas telah melakukan langkah-langkah optimal untuk menggulangi penyebaran Covid-19 di Kabupaten OKI. “Semua bekerja maksimal sedari dini. Tentu upaya itu perlu mendapat dukungan masyarakat,” ujar Alex.
Alex juga mengingatkan kepada masyarakat agar tidak bersikap berlebihan dan antipati kepada pasien maupun keluarga yang terkonfirmasi positif Covid-19. “Melihat beberapa kejadian belakangan ini, agar jangan mendeskreditkan pasien positif maupun keluarganya. Justru mereka perlu mendapat dukungan,” jelas Alex.
Alex meminta masyarakat agar mampu memberi dorongan moral kepada pasien positif. Gugas tugas menurut dia akan melaksanakan protap protokol kesehatan. “Jangan anggap aib dan jangan panik berlebihan kepada warga yang positif Covid-19. Gugas Tugas akan terapkan protokol kesehatan,” ucapnya.
Sebagai upaya melayani Orang Dalam Pemantauan (ODP) tambah Alex pemerintah Kabupaten OKI telah menyiapkan Gedung Diklat Teluk Gelam sebagai ODP Center. “Hingga hari ini sebanyak 26 orang dilayani di ODP center,” tutupnya.(wom)



