- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Sebanyak 132 Peboling dari 76 Negara Ikut Kejuaraan Dunia di Sumsel
PALEMBANG, SIMBUR – Sebanyak 132 atlet boling dunia yang berasal dari 76 negara dipastikan terlibat dalam ajang Bowling World Cup 2019. Event tersebut akan digelar di Kota Palembang Sumatera Selatan pada 16-24 November mendatang.
Hal tersebut terungkap dalam rapat koordinasi pematangan digelarnya kejuaraan boling dunia di Sumsel yang dipimpin langsung Gubernur Sumsel H Herman Deru. Rapat dihadiri Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Boling Indonesia (PBI) Pusat, Hj Percha Leanpuri BBus MBA bertempat di ruang rapat Binapraja Pemprov. Sumsel, Kamis (7/11).
Dalam rapat tersebut H Herman Deru mengucapkan terima kasih kepada Pengurus Besar Boling Indonesia yang telah mempercayakan Provinsi Sumsel untuk menjadi tuan rumah yang akan digelar di lintasan boling Jakabaring Sport City Palembang.
“Saya meyakini panitia telah andal dalam menyelenggarakan event berskala internasional. Provinsi Sumsel 100 persen siap menjadi tuan tumah yang baik demi menjaga citra Indonesia di mata dunia internasional,” tergas Herman Deru mengawali sambutannya.
Dia mengimbau panitia pelaksana dan OPD serta Instansi terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel untuk memberikan fasilitas yang maksimal demi kenyamanan para atlet dan official yang datang baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Sejauh ini setidaknya sudah ada 76 negara di dunia yang telah melakukan konfirmasi akan mengirimkan atletnya untuk ikut bertanding dalam ajang kejuaraan boling tersebut dengan jumlah peboling sebanyak 132 orang terdiri atas 74 peboling putra dan 62 peboling putri serta 112 official.
“Saya ingin Sumsel menjadi tuan rumah yang baik, target kami bukan hannya sukses dalam penyelenggaraan tapi juga harus sukses di berbagai lini. Baik itu segi prestasi juga citra daerah dan nama baik Indonesia akan menjadi sorotan dunia sebagai penyelenggara yang patut dicontoh oleh negara lain dalam ajang yang sama nantinya,” papar Herman Deru.
Mengingat kejuaraan ini tinggal menghitung hari, Herman Deru menegaskan agar persiapan segera dimatangkan, termasuk promosi lebih digencarkan salah satunya melalui media cetak dan elektronik lokal maupun nasional. “Event ini harus menjadi kebanggaan bagi warga Sumsel dan akan kita suguhkan yang terbaik dari apa yang kita miliki,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Boling Indonesia (PBI) Pusat, Hj Percha Leanpuri pada kesempatan ini mengucapkan terimaksih pada Pemerintah Provisi Sumsel yang sudah All Out memberikan support demi suksesnya Boling World Cup 2019 di Sumatera Selatan pada 16-24 November mendatang.
“Saya selaku Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia mengucapkan terimakasih kepada panita dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang telah melakukan persiapan hampir sempurna demi suksesnya event ini,” pungkasnya. (red/rel)



