- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Satgas dan Pawang Selamatkan 38 Gajah dari Karhutla
PALEMBANG, SIMBUR – Sebanyak 38 ekor gajah berhasil diamankan para pawang dibantu satgas karhutla. Saat itu Dandim 0430/Banyuasin, Letkol Arh Alfian Amran ST MM berserta 13 orang anggotanya melaksanakan groundchek karhutla di kawasan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Hutan Lindung Suaka Margasatwa Padang Sugihan jalur 20, Dusun Sidomulyo dan jalur 21/Ds. Air Gading Kecamatan Muara Padang, Kabupaten Banyuasin.
“Beberapa ekor gajah tadinya terpisah saat mencari makan dan terjadi kebakaran. Saat itu keadaan 38 ekor gajah penghuni Suaka Margasatwa Pasu ini berhasil dievakuasi ke daerah yang lebih aman dan dapat hidup dalam satu gerombolan lagi,” ujar Dandim, Rabu (16/10).
Hasil pantauan langsung, lanjut Dandim, terdapat lahan seluas 25 Ha yang merupakan kawasan BKSDA Hutan SM Padang Sugihan. Terdapat lahan terbakar seluas 1,5 Ha. Menanggapi hal ini Dandim langsung mengadakan koordinasi dengan stakeholder setempat untuk memadamkan api. “Hal ini sangat rawan karena merupakan lahan penangkaran gajah,” ungkapnya.
Bersama unsur lain sekitar 80 personel terdiri dari BKSDA, kecamatan, koramil, polsek, polhut, MPA, satgas langsung memadamkan api. Adapun peralatan yang digunakan antara lain 4 unit pompa air portable dan pompa air apung yang dapat digunakan di atas permukaan air, serta selang panjang yang dapat menjangkau sampai 500 meter.
Lahan terbakar ini merupakan lahan rawa gambut yang berkedalaman sekitar 30 cm yang ditumbuhi semak belukar, purun, pakis, gelam.Untuk mengatasi ini, Satgas melaksanakan penyekatan api dengan mengaliri parit/kanal dengan air,memanfaatkan air sungai jalur 20 dan 21 di sekitar lahan tersebut. Sekitar 5 jam berjibaku dengan si jago merah dan turunnya hujan di sekitar BKSDA Hutan Lindung Suaka Margasatwa Pasu, akhirnya api dapat dipadamkan. (kbs)



