- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Unggulkan Inovasi, Masuk Nominasi Lomba Desa Nasional
KAYUAGUNG, SIMBUR -Berbagai inovasi tata kelola desa menghantarkan Desa Sedyo Mulyo Kecamatan Mesuji Raya Kabupaten Ogan Komering Ilir menjadi nominator desa terbaik di tingkat nasional.
Kepala Desa Sedyo Mulyo, Suyadi mengatakan arah kebijakan yang dia lakukan di Desanya mendorong peningkatan gotong royong, semangat membangun, dan memotivasi warganya untuk menjaga persatuan dan kesatuan.
“Kami hanya ingin memberi layanan terbaik kepada masyarakat desa, juga agar menumbuhkan rasa memiliki, saling gotong royong dan menjaga persatuan dan kesatuan karena desa kami ini multi etnis,” ungkap Suyadi saat paparan dalam rangka penilaian lomba desa tingkat Nasional di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa (6/8).
Untuk melayani masyarakat jelas Suyadi desanya telah melakukan berbagai inovasi antara lain; pengelolaan air bersih oleh BUMDes yang sudah dinikmati lebih dari 100 KK di desa tersebut. Selain air bersih, Pemdes Sedyo Mulyo juga berhasil menata ruang publik menjadi destinasi wisata.
“Saya ingin warga betah di desa jadi kita buat ruang publik agar mereka bisa berekreasi saling berinteraksi juga memantau pergaulan anak muda,” ungkapnya.
Menjaga interaksi antar warga ini menurut Suyadi penting mengingat desa yang didiami lebih kurang 1.650 jiwa ini terdiri dari suku etnis beragam.
Dalam membangun desa tambah Suyadi melibatkan dia melibatkan TP PPK desa. Ibu-ibu PKK ini tambahnya menginisiasi warga untuk memanfaatkan pekarangan rumah untuk lahan Tanaman Obat Keluarga (TOGA).
“Agar masyarakat mengerti pentingnya menjaga lingkungan dan kesehatan melalui obat-obatan tradisional warisan leluhur,” ujar pria eks trasmigrasi dari Boyolali ini.
Sebelumnya Desa Sedyo Mulyo berkompetisi dengan 23 ribu desa terbaik lainnya se regional Sumatera. Kasubdit Evaluasi Perkembangan Desa Wilayah 1 Kementerian Dalam Negeri, sekaligus Tim penilai Lomba Desa Tingkat Nasional Muhammad Yani H Utamada ST MT mengungkapkan, timnya telah melakukan penilaian administratif juga penilaian langsung ke lapangan
“Kami sudah turun ke lapangan bahkan berdiskusi dengan kepala desa dan masyarakat setempat,” ujarnya.
Apapun hasil penilaian menurut Yani, Sedyo Mulyo harus lebih baik lagi dalam menata desa dan pelayanan masyarakat.
Sementara itu, Wakil Bupati OKI, H. M. Djakfar Shodiq bersama Ketua TP PKK OKI, Hj. Lindasari Iskandar yang mendampingi langsung Penilaian desa di Kemendagri merasa bangga dengan capaian desa Sedyo Mulyo dalam melayani masyarakat.
“Saya dan masyarakat OKI bangga dengan Desa Sedyo Muyo masuk nominasi lomba desa nasional, saya berharap Sedyo Mulyo menjadi juara nasional untuk mengharumkan nama Kabupaten Ogan Komering Ilir di kancah nasional,” ungkap Shodiq.
Ketua TP PKK OKI, Hj Lindasari Iskandar berharap desa Sedyo Mulyo bisa menjadi juara 1 tingkat nasional. Karena kalau dilihat dari segi fisik sangat luar biasa dengan kemandirian mereka dapat membangun desa.
“Masyarakatnya mandiri dan gotong royongnya tinggi, tapi penilaian ini tidak hanya segi fisik saja tapi juga segi administrasi.” Jadi untuk administrasi bisa ditingkatkan lagi,”pintanya berharap agar Desa Sedyo Mulyo terus melakukan pembinaan dan pengawasan secara berkelanjutan sehingga kedepan akan semakin baik lagi.(wom)



