- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Truk Trailer Tergelincir, Kemacetan Mengular di Jalinteng
MUARA ENIM, SIMBUR – Sebuah truk trailer bermuatan pipa tergelincir di jalur lintas tengah (Jalinteng), tepatnya di Desa Lebak Budi Kecamatan Persiapan Panang Enim, Muara Enim, Jumat (21/6). Peristiwa itu mengakibatkan kemacetan yang mengular sepanjang 15 km, bahkan masih terjadi hingga sore ini.
Kondisi jalan yang banyak tikungan serta sempitnya badan jalan membuat beberapa kendaraan besar juga mengalami tergelincir dari jalan. Jalur lintas tengah ini, saat ini memang padat kendaraan akibat ditutupnya jalur lintas timur (Jalintim) karena ambolnya jembatan Mesuji.
Kasatlantas Polres Muara Enim AKP Feby Febriansyah menyebut, kemacetannya sulit diurai karena sempitnya badan jalan sehingga kendaraan besar sulit lewat saat berpapasan. “Truk trailernya sudah kita evakuasi. Karena badan jalan yang sempit jadi kemacetan susah untuk diurai,” ujar Feby, Sabtu (23/6).
Saat ini, lanjut Feby, pihak Polres Muara Enim masih berusaha mengurai kemacetan. “Satlantas Muara Enim bersama Polsek Tanjung Agung masih melakukan pengaturan lalulintas serta membantu beberapa kendaraan yang mengalami masalah dan menjadi sumber kemacetan,” tukasnya.
Agar tidak terjadi penumpukan kendaraan, Satlantas Muara Enim yang berada dalam kota Muara Enim juga memberikan arahan bagi kendaraan roda empat yang akan menuju Baturaja agar melalui jalur Prabumulih-Lubai.
Johan, salah satu pengguna jalan dari Lampung yang hendak ke Muara Enim mengatakan, dirinya terjebak macet selama enam jam sejak pukul 02.00 hingga pukul 08.00. “Titik macet lebih dari satu, makanya lama terjebak kemacetan. Kalau mobil besar memang sulit lewat karena jalannya sempit,” pungkasnya.(dpt)



