- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Perguruan Tinggi yang Tak Mengarah ke Digital Akan Tertinggal
PALEMBANG, SIMBUR – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) RI, Prof H Mohamad Natsir Ak PhD mengaharapkan seluruh perguruan tinggi (PT) di Indonesia segera melakukan perubahan menghadapi tantangan yang kian berat di masa yang akan datang. Apalagi saat ini sudah masuk dalam revolusi industri yang sudah berbasis digital.
“Jika perguruan tinggi tidak mengarah ke sana maka dipastikan akan ketinggalan. Oleh karena itu, sudah saya sampaikan pada para direktur politeknik se-Indonesia yang sekarang datang di simposium nasional di Palembang ini untuk melakukan perbaikan-perbaikan,” tandas Menteri Nasir saat Simposium Nasional Akuntansi Vokasi (SNAV) ke-8 dan Olimpiade Akuntansi Vokasi (OAV) ke-3 di hotel Swarna Dwipa Palembang, Selasa(18/6).
Simposium diselenggarakan Politeknik Negeri Sriwijaya jurusan Akuntansi dibuka Asisten I Pemprov Sumsel Dr H Ahmad Najib SH MHum. Adapun tema SNAV ke-8 ” Strategi Akuntansi Profesional dalam Menghadapai Disrupsi Akuntansi Diera Revolusi Industri 4.0″. Dan OAV ke-3 bertemakan ” Strategi Akuntansi Profesional dalam Menhadapai Disrupsi Akuntansu di Era Induatri 4.0″. Simposium digelar di Palembang dari tanggal 18 hingga 20 Juni 2019.
Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten I Ahmad Najib menyinggung pertumbuhan ekonomi Sumsel yang terus mengalami kenaikan. Pada triwulan1 berada pada posisi 5,8 persen.
“Perkembangan perekonomian Sumatera Selatan tahun 2018 tumbuh sebesar 6,04 persen year on year (yoy). Pertumbuhan Sumsel sebesar itu merupakan pertumbuhan yang sangat baik. Untuk triwulan I pertumbuhan perekonomian Sumsel sebesar 5,8 persen. Kami tetap berharap di tahun 2019 ini pertumbuhan ekonomi Sumsel semakin baik,” tandas Gubernur.
Simposium Nasional Akutansi Vokasi serta Olimpiade Akuntasi Vokasi 3 merupakan ajang pertemuan mahasiswa diploma akuntansi se-Indonesia yang digagas dalam upaya mempersiapkan bibit calon akuntan profesional. “Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi mahasiswa, tenaga pendidik, perguruan tinggi serta praktisi dan perusahaan,” harapnya.
Lebih lanjut Gubernur menekankan, melalui Olimpiade Akuntansi Vokasi (OAV) akan dapat menunjukan seberapa besar keberhasilan dari proses pembelajaran di kampus masing-masing terutama dalam mentransfer pemahaman atau transfer knowlage sekaligus menjadi arena kompetisi.
Mereka yang hadir dalam simposium ini adalah utusan dari Poltek se-Indonesia. Selain dihadiri Menristek juga hadir Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek Dikti Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI, DR Ir Patdono Suwignjo. Direktur Poltek Negeri Sriwijaya Palembang Dr Ing Ahmad Taqwa, Ketua L2Dikti Wilayah II Prof Dr Slamet Widodo, Rektor Unsri Prof Dr Anis Assegaf serta Ketua IAI Kompertemen Akuntan Pendidikan Prof. Dian Agustin dan undangan penting lainnya.(kbs)



