- Sebarkan "Virus" Perdamaian dan Riding Skuter di Palembang, Slank Bakal Rilis Album Terbaru pada 5 Juni 2026
- Buronan Kasus Pelecehan Seksual Ditangkap di Rumah Tetangga
- Olahraga Bersama Insan Media, Kodam II/Sriwijaya Turut Menjaga Ketahanan Informasi Nasional
- Pangdam II/Swj Ambil Sumpah 1.583 Tamtama Remaja, Kasad: Perkuat Batalyon Teritorial Pembangunan
- Tinjau Koperasi Merah Putih di Lahat, Apresiasi Pembangunan dan Dorong Ekonomi Lokal
Tiga Warga Sipil dan Satu Intel Militer Tewas akibat Luka Tembak
PALEMBANG, SIMBUR – Tiga warga sipil dan satu intel militer dikabarkan tewas akibat luka tembak. Locus delicti atau tempat kejadian perkara (TKP) di sebuah rumah Jalan Aru RT 05/RW 03, Kelurahan Gunung Ibul Barat (GIB), Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, Kamis (6/12) siang sekitar pukul 14.30 WIB.
Ketiga warga sipil yang jadi korban adalah DF (44), ZI (45), dan LK (30). Sementara, Serka KC (32) diduga berperan sebagai pelaku diketahui sebagai intel Korem yang bertugas di Kodim Muara Enim ditemukan dalam kondisi sekarat tak jauh dari TKP sebelum akhirnya tewas saat dirawat di rumah sakit dini hari tadi.
Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Inf Djohan Darmawan mengatakan, pihaknya akan terus mendalami dugaan keterkaitan dan motif dua peristiwa tersebut. “Saya dapat kabar, Serka KC sudah meninggal (Jumat, 7/12) pagi tadi sekitar pukul 03.30 WIB. Kami Kodam tidak akan lepas tangan. Kami akan usut tuntas kasus ini. Sekarang masih proses pengembangan pihak berwajib. Sedang ditangani Denpom bekerja sama dengan polres,” ungkap Kapendam kepada Simbur, Jumat (7/12) pagi.
Sebelumnya, Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, ada dugaan tiga orang yang ditembak satu pelaku. “Ketiganya ditembak kepala. Salah satunya, Faisal dan kedua orang lagi diduga teman pelaku,” ungkapnya kepada para wartawan, Kamis (6/12).
Data yang diperoleh, DF (44) yang merupakan tuan rumah ditemukan tewas dalam posisi duduk di kursi beranda rumahnya dengan luka tembak di telapak tangan sebelah kiri dan kening kepala sebelah kiri tembus ke belakang. Kemudian, ZI (45) juga warga RT 04/RW 03, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Prabumulih Timur juga tewas dalam posisi duduk dengan luka tembak di bawah mata tembus ke leher bagian belakang. Selanjutnya, jasad LK (30), warga RT 04/RW 03 Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur ditemukan tewas di lantai dengan luka tembak di atas pelipis kepala sebelah kiri tembus ke belakang leher.
Tak seberapa lama, warga dikejutkan pula dengan penemuan orang yang sedang sekarat akibat luka tembak tak jauh dari lokasi kejadian. Identitas Serka KC yang diduga bertugas sebagai intel Kodim Muara Enim. Warga Kelurahan Muaradua Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih dalam kondisi kritis. Serka KC diduga hendak melakukan percobaan bunuh diri dengan luka tembak pelipis kepala sebelah kanan tembus ke belakang.
Informasi yang dihimpun, Serka KC bersama dua temannya ZI dan LK datang ke rumah DF untuk bertamu. Selanjutnya DF keluar dari rumah dan menemui Serka KC. Terjadi cekcok mulut, Serka KC langsung menembak DF beserta dua teman lainnya yang ada di TKP. Dugaan motif sementara dipicu bisnis mobil.
Selanjutnya Serka KC pergi meninggalkan lokasi menuju rumah temannya AP yang berada di Perumnas GPE Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih. Mereka pergi menggunakan mobil Toyota Rush warna hitam nopol BG 1361 ZB. Tiba di rumah temannya itu, Serka KC bertemu istri muda AP yang bernama NA.
Selanjutnya Serka KC duduk dan langsung melakukan percobaan bunuh diri dengan cara menembakkan senjata api jenis FN ke kepalanya sendiri. Akibatnya, Serka KC mengalami kritis dan sempat dirawat di UGD RSUD Kota Prabumulih sebelum mengembuskan napas terakhirnya pagi tadi.(tim)



