- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Palembang Dikepung Banjir, Kemacetan Mengular
# Ratusan Kendaraan Mogok di Jalan
PALEMBANG, SIMBUR – Setelah dilanda kabut asap akibat kebakaran lahan dan bangunan, kini Kota Palembang dibayangi ancaman banjir. Hujan deras yang mengguyur ibu kota Provinsi Sumatera Selatan sejak Senin (12/11) sekitar pukul 20.45 malam ini berdampak terbitnya banjir di seluruh penjuru kota.
Pantauan di beberapa lokasi sejak tadi malam, banjir mencapai 50 cm atau setinggi lutut orang dewasa. Banjir mengakibatkan ratusan kendaraan roda dua dan puluhan kendaraan roda empat mogok di jalan raya.
“Mobil saja sempat hanyut terbawa banjir di Km 7 kawasan Sukarami,” ungkap Ridho, karyawan swasta yang mengaku tidak bisa masuk kerja semalam karena motor yang dikendarainya mogok akibat terjebak banjir, Selasa (14/11) dini hari.
Hingga siang hari, banjir masih menggenangi kota ini. Ratusan pengendara kembali terjebak kemacetan yang semakin mengular. “Kami terjebak macet banjir. Dari jam setengah sembilan mutar-mutar mobil ni karena macet banjir,” ungkap warga lainnya yang menjadi korban banjir di jalan raya.
Beberapa titik banjir yang menjadi sumber kemacetan di antaranya Jl Kol H Barlian Km 7 Sukarami dan Km 6,5 dekat Punti Kayu, Jl R Soekamto arah PTC mall, Plaju, dan sejumlah kawasan yang berpotensi banjir.(cja01)



