- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Bereskan Utang dan Carikan Solusi Angkutan Batu Bara
PRABUMULIH, SIMBUR – Pertemuan adik-kakak yang menjadi pemimpin daerah di Sumatera Selatan terjadi di Bumi Seinggok Sepemunyian. Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya bertemu sang adik Ridho Yahya yang masih menjabat Wali Kota Prabumulih. Pertemuan duo “Yahya” itu berlangsung saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Prabumulih ke-17 tahun, tepat pada 17 Oktober 2018.
Tak hanya wagub, ribuan masyarakat juga tampak tumpah ruah hadir menghadiri sidang paripurna istimewa HUT Kota Prabumulih di gedung DPRD kota Prabumulih, Rabu (17/10). Adapun sidang paripurna sendiri dipimpin langsung Ketua DPRD H Ahmad Palo SE dan dihadiri anggota DPRD Prabumulih. Bahkan dalam perayaan HUT kota Prabumulih ke 17 turut hadir Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain dan Ketua DPRD kota Palembang H Darmawan.
Dalam sambutannya Wakil Gubernur Sumsel Ir Mawardi Yahya mengucapkan selamat hari jadi yang ke-17. Dia berharap Prabumulih menjadi kota yang maju dan berkembang dan terdepan di provinsi Sumsel.
Lebih jauh Wagub Sumsel menjelaskan, bersama Gubernur H Herman Deru dirinya akan menepati janji politiknya terutama masalah infrastrutur jalan dan masalah armada angkutan batubara.
“Kami sedang mencarikan formula untuk mengatasi armada angkutan batubara untuk tidak melintas di jalan umum. Kami akan ajak duduk bersama para transportir membahas masalah ini secepatnya,” ujar Mawardi Yahya.
Masih kata Wagub Sumsel, kedepannya Pemprov Sumsel akan membayar hutang kepada Pemkot Prabumulih terkait dana bagi hasil pajak yang selama ini belum dibayarkan. Kalau utang tersebut dibayarkan maka, uangnya bisa diperuntukan untuk membangun untuk kepentingan masyarakat Prabumulih. “Tahun depan kami akan bayarkan hutang dana bagi hasil pajak kepada Pemkot Prabumulih sebesar Rp75 miliar. Uang itu bisa digunakan untuk pembangunan kota Prabumulih,” tegasnya.
Sementara itu, Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM mengaku gembira mendengar pernyataan Wagub Sumsel tersebut. “Ya kita terima kasih hutang Pemprov Sumsel terhadap Pemkot Prabumulih dibayarkan. Nantinya bisa digunakan buat pembangunan dan kepentingan masyarakat Prabumulih,” tegasnya.
Usai sidang, Wakil Gubernur Sumsel Ir H Mawardi Yahya bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain dan Walikota Ir H Ridho Yahya dan Wakil Walikota Andriansyah Fikri SH dan Ketua DPRD Prabumulih H Ahmad Palo SE langsung meluncur untuk membuka pameran pembangunan.(red/rel)



