- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Dilepas Menuju Titik Api, Bebaskan Gangguan Asap
PALEMBANG, SIMBUR -Komandan Korem 044/Gapo yang juga sebagai Dansatgas Karhutbunla Sumsel memberangkatkan 200 prajurit BKO dari Brigade Infanteri 6 Divisi 2 Kostrad yang tergabung dalam Subsatgas Darat Karhutbunla menuju lokasi penugasan di titik-titik rawan kebakaran wilayah Sumsel. Pelepasan prajurit bertempat di lapangan apel Makorem 044/Gapo Palembang, Rabu (1/8).
Pasukan yang diberangkatkan hari ini akan memperkuat pasukan Detasemen Teritorial Terbatas yang sudah terlebih dahulu berada di lokasi rawan kebakaran yang tersebar di seluruh wilayah Sumatera Selatan. Dalam acara pemberangkatan tersebut, Dansatgas menyampaikan, bahwa wilayah Provinsi Sumatera Selatan merupakan Provinsi yang dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Asian Games XVII tahun 2018. Sebagai tuan rumah tentunya ingin perhelatan olahraga terbesar di Asia ini dapat berjalan dengan lancar,
aman dan sukses.
“Terbebas dari segala bentuk hambatan dan gangguan yang dapat mengganggu jalannya kegiatan tersebut. Salah satunya gangguan asap akibat kebakaran hutan, kebun dan lahan, atau ada gangguan keamanan,” terang Dansatgas.
Selain itu, Dansatgas menjelaskan, tugas utama pasukan ini adalah mempercepat proses pemadaman kebakaran hutan, kebun dan lahan di sejumlah titik rawan kebakaran, khususnya di empat Kabupaten yaitu OKI, Ogan Ilir, Banyuasin dan Muara Enim. Keempat wilayah Kabupaten tersebut menurut BMKG bila terjadi kebakaran, asap akan dibawa angin mengarah ke Kota Palembang tempat penyelenggaraan pesta olahraga Asian Games.
“Saya berharap para prajurit kebanggaan Angkatan Darat ini dapat menjalankan tugas dengan penuh totalitas, semangat pengabdian, profesionalitas, kesungguhan dan rasa tanggung jawab yang tinggi. Mereka bisa mengerahkan seluruh daya, upaya dan kemampuan yang dimiliki agar harapan Sumatera Selatan terbebas dari asap dapat terwujud,” tegasnya.
Pada acara pemberangkatan pasukan tersebut, Panglima Divisi 2 Kostrad Mayjen TNI Marga Taufiq SH MH sempat hadir dan memberikan arahan kepada para prajuritnya yang di-BKO-kan ke Satgas Karhutbunla Provinsi Sumsel. Menurutnya, ini adalah tugas mulia yang para prajurit emban. Kemuliaan itu terletak pada tugas menyelamatkan ekosistem hutan dan menyelamatkan masyarakat dari dampak sistemik akibat kebakaran yang terjadi, khususnya dalam pengamanan pelaksanaan Asian Games, dimana tempat penyelenggaraan pesta olahraga tersebut harus Zero Asap.
“Laksanakan tugas mulia ini dengan penuh keikhlasan, sesuai pembagian tugas yang diberikan oleh Satgas Karhutbunla Provinsi Sumsel, perhitungkan dengan cermat taktis di lapangan, dihadapkan dengan risiko yang akan terjadi untuk menghindari terjadinya korban dalam tugas,” ungkap mantan Kasdam II/Swj ini.(red/rel)



