- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Harapkan Pilkada Aman dan Lancar
PALEMBANG, SIMBURNEWS – Gubernur Sumsel Alex Noerdin berharap, pelaksanaan Pilkada 27 Juni berlangsung lancar dan aman. Hal itu diungkapkannya usai menghadiri Rapat Koordinasi Pengamanan Pilkada Serentak 2018 di Polda Sumsel, Selasa (26/6). Untuk itulah kata Alex senua pihak terkait diajak dalam rapat koordinasi pengamanan Pilkada Serentak 2018 yang membahas di dalamnya mengantisipasi masalah-masalah yang tidak diinginkan.
Dikatakannya, sebagai salah satu Provinsi yang menjadi tuan rumah Asian Games 2018, tentu jarak Pilkada pada bulan Agustus sangat dekat. “Kami di sini yang mempunyai satu posisi yang sangat rawan dalam tanda kutip, menyelesaikan Pilkada melaksanakan Asian Games. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama menjaga kondusifitas provinsi ini,”pungkasnya.
Di tempat yang sama, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan sejauh ini untuk kemanaan di Sumsel tidak ada masalah yang berarti sampai saat ini. Mengenai yang terjadi di Kabupaten Empat Lawang pihak kepolisian sudah membackup di sana bahwa kendali operasi ada 3 Kompi Brimob, 1 Peleton Sabara kemudian 300 personel TNI, dan setiap kecamatan 1 Peleton pengamanan.
Terkait pengamanan Pilkada sampai H-I, pihaknya, kata Kapolda sudah menyiapkan personel kurang lebih 9.876 orang. Berdasarkan data terakhir dari Ketua KPU ada 16.903 TPS, kemudian anggota Polisi yang mengamankan TPS 6.453 personel.
“Artinya tidak mampu Polisi setiap TPS satu Polisi, tidak bisa. Jadi kami kategorikan TPS itu menjadi empat katagori yaitu aman, rawan satu, rawan dua dan TPS khusus,”ujar Kapolda Irjen Pol Zulkarnain Adinegara pada saat Confrence Pers usai Rapat Koordinasi Pengamanan Pilkada Serentak 2018 di Ruang Kerja Kapolda Sumsel.
Dijelaskannya, rawan satu dan rawan dua itu pertimbangannya kriminalitas serta juah di tempuh. Sehingga, kata jendral bintang dua itu, dua polisi ada yang mengamankan 4 TPS ada yang mengamankan 5 TPS kalau dia aman. Akan Tetapi untuk rawan satu dan rawan dua, satu Polisi satu TPS.
“Jadi dua polisi di dua TPS. Sejauh ini alhamdulillah tidak ada masalah, terima kasih kepada Pangdam yang sudah membackupkan. Setidaknya ada 4.787 personel TNI yang ikut mengamankan Pilkada ini,”tutupnya.
Ditambahkan, Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI AM. Putranto bahwa informasi dan penemuan terakhir situasi sudah kondusif. “Seperti yang dikatakan oleh Kapolda saya sudah siapkan personel TNI dan seacara umum di 5 (lima) Provinsi sudah disiapkan berjumlah 8.530 personel TNI,”terangnya.(red/rel)



