Ikut Pesta Demokrasi, Napi Bebas Memilih

PRABUMULIH, SIMBURNEWS – Gegap gempita pesta demokrasi 2018 juga akan dilaksanakan di Rumah Tahanan (rutan) Klas II B Prabumulih. Hanya saja, para tahanan dan narapidana dipastikan akan menyalurkan hak pilihnya di dalam rutan, baik itu pemilihan Wali Kota (pilwako) dan pemilihan Gubernur (pilgub).

Divisi Teknis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Prabumulih, Wawan mengatakan bahwa untuk memenuhi hak para tahanan dan narapidana sebagai warga negara, maka akan dibuatkan tempat pemungutan suara (TPS) khusus di dalam lingkungan rutan. Hal tersebut disampaikan saat dikonfirmasi Simbur, Jumat (23/2).

“Saya sekarang sedang berada di Pekanbaru dan masalah datanya itu ada sama ketua KPU. Tetapi, secara teknis KPU akan menyiapkan TPS khusus di dalam rutan. Untuk datanya, pihak rutan sudah memberikan dan kami pun sudah melakukan verifikasi terkait keabsahan baik itu KTP dan lainnya,” jelasnya.

Dirinya juga memastikan jika petugas rutan akan dilibatkan dalam proses pengamanan dan pengawasannya. “Kami sudah berkoordinasi dengan Kepala rutan, mereka (petugas rutan) akan dilibatkan dalam pengawasan termasuk PPK dan PPS,” singkatnya.

Sebelumnya, Kepala Rutan, Ronaldo Da Vinci Talesa Amd IP SH mengatakan tentang pilkada mendatang, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan KPU Prabumulih. Dirinya juga membenarkan jika akan dibuatkan semacam TPS khusus yang nantinya ditempatkan di aula rutan.

“Jadi, para napi tidak mesti menggunakan hak suaranya di luar rutan lagi. Dan untuk pengawasannya juga akan melibatkan petugas rutan,” ungkapnya.

Sejauh ini lanjut Devin, pemilih tetap yang ada di rutan sekitar 300 lebih. Namun, itu masih terus akan kami data lagi. Karena, ada narapidana yang bebas menjelang pilkada, ada juga yang masuk. “Data tersebut belum stabil. Namun, pada prinsipnya rutan klas II B Prabumulih siap untuk mensukseskan pilkada serentak mendatang,” pungkasnya. (mrf)