- Bertambah Jadi 53 Korban Tewas, 137 Orang Terluka, dan 5.488 Warga Dievakuasi akibat Gempa NTT
- Renungan Suci, Kenang Jasa Pahlawan
- Panjat Pinang hingga Jalan Santai Warnai Hari Kemerdekaan
- Instruksi Keluarkan Darurat Gempa NTT agar Anggaran dan Bantuan Dapat Disalurkan
- Terdata 47 Warga Tewas akibat Gempa NTT
Siap Tampung 150 Siswa di Asrama
SEKAYU, SIMBURNEWS – Kabupaten Musi Banyuasin resmi menambah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) baru yakni SMK Pertanian Muba Maju Berjaya. Sekolah tersebut dimotori Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin.
Pembangunan SMK Pertanian Muba Maju Berjaya resmi dimulai Senin (5/2). Peletakan batu pertama dilakukan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof Muhajir Effendy serta Gubernur Sumsel Alex Noerdin.
“SMK Pertanian ini menjawab kebutuhan masyarakat Muba. Ini SMK Pertanian pertama di Muba,” ungkap Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin di sela Peletakan Batu Pertama Pembangunan SMK Pertanian Muba Maju Berjaya di Sekayu, Senin (5/2).
Lanjutnya, mayoritas masyarakat Muba berpenghasilan dari pertanian. Diharapkan peserta didik SMK Pertanian Muba Maju Berjaya ini dapat lebih memaksimalkan potensi pertanian di Bumi Serasan Sekate. “Di SMK Pertanian Muba Maju Berjaya ini juga menyediakan asrama nantinya yang dapat menampung 150 peserta didik,” ulasnya.
Lanjutnya, SMK Pertanian ini juga akan menerapkan metode experential learning yakni tenaga pendidik dari praktisi perkebunan dan kerjasama dengan perusahaan perkebunan yang ada di Muba dan Dinas Pemkab Muba. “Nantinya juga akan melibatkan dan bekerjasama dengan 40 perusahaan pertanian di Kabupaten Muba,” bebernya.
Kedatangan dua Menteri ini juga sekaligus membagikan sebanyak 262 Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada pelajar SD-SMA sederajat di Kabupaten Muba. “Semoga KIP ini bisa bermanfaat dan digunakan sebaik-baiknya,” ujar Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Puan Maharani di Stable Berkuda Sekayu.
Putri mantan Presiden Megawati Soekarno Putri ini mengaku gaung penigkatan kualitas pendidikan di Muba ini juga terdengar hingga ke tingkat pusat. “Ya, yang saya dengar guru dan siswa di Muba ini mendapatkan pelatihan hingga ke Australia. Tentu upaya ini sangat bagus sekali dan patut diapresiasi,” bebernya.(kang)



