- Bertambah Jadi 53 Korban Tewas, 137 Orang Terluka, dan 5.488 Warga Dievakuasi akibat Gempa NTT
- Renungan Suci, Kenang Jasa Pahlawan
- Panjat Pinang hingga Jalan Santai Warnai Hari Kemerdekaan
- Instruksi Keluarkan Darurat Gempa NTT agar Anggaran dan Bantuan Dapat Disalurkan
- Terdata 47 Warga Tewas akibat Gempa NTT
Sidak Ranmor di Makodam II/Sriwijaya, Tertibkan Administrasi Kendaraan Dinas dan Pribadi
PALEMBANG, SIMBUR – Kodam II/Sriwijaya menggelar inspeksi mendadak kendaraan roda dua dan roda empat atau Sidak Ranmor. Sidak berlangsung di lapangan Makodam II/Swj, Palembang, Senin (22/06).
Kegiatan ini diambil Pabandya Pam Sinteldam II/Swj Letkol Arm Indra dan dibantu Provos, Pemeriksaan mencakup kelengkapan surat-surat kendaraan dan pengendara, kesesuaian nomor rangka serta nomor mesin, kondisi fisik, hingga penggunaan plat nomor dan aksesoris sesuai ketentuan TNI AD.
Dari hasil pemeriksaan, mayoritas kendaraan dinas maupun pribadi anggota dinyatakan lengkap dan layak jalan. “Petugas tetap menemukan sejumlah pelanggaran administratif seperti STNK belum diperpanjang, SIM mati,” ungkap Letkol Arm Indra.
Kegiatan Sidak Ranmor dilaksanakan secara rutin sebagai upaya penegakan disiplin dan pencegahan laka lantas di kalangan prajurit. Tertib berlalu lintas adalah cerminan disiplin prajurit. “Ini bukan hanya soal administrasi, tapi juga keselamatan kita dan masyarakat, Kodam II/Swj akan terus melakukan pengawasan berkala agar tidak ada penyimpangan penggunaan kendaraan dinas dan pribadi anggota,” tutupnya.
Jaga Tradisi Jaga Disiplin
Sebelumnya, memelihara kedisiplinan dan jiwa nasionalisme segenap prajurit dan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Makodam II/Sriwijaya melaksanakan Upacaranya Bendera Mingguan, pada Senin (22/6) bertempat di Lapangan Makodam II/Swj, Palembang. ​Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), Wakil Komandan Detasemen Markas Kodam II/Swj, Letkol Cba Very Andri.
Prosesi Upacara Bendera berjalan lancar dan tertib, merefleksikan tingginya dedikasi serta kesiapan mental para prajurit dalam mengawali tugas di pekan yang baru.
​Dalam amanatnya, Letkol Cba Very Andri menekankan pentingnya menjaga profesionalisme, soliditas, dan kewaspadaan dalam setiap lini tugas. “Upacara bendera mingguan ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan momentum penting untuk merekatkan kembali komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara, sekaligus menjadi sarana komando untuk menyampaikan evaluasi serta kebijakan strategis satuan ke depan,” pungkasnya.(rel)



