- Warga Lima Desa Perbaiki Jalan Rusak secara Swadaya
- Gubernur Papua Apresiasi Dukungan BKN Tingkatkan Kualitas ASN Daerah
- PWI Pusat Serahkan Uang Duka kepada Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
- Car Free Night Atmo Geliatkan Ekonomi dan Bahagiakan Warga Palembang
- Tetesan Air Sumber Kehidupan, Wujud Kepedulian Kasad di Brigif 8/GC
Jembatan Musi V Bagian dari Konsep Besar Trans Sumatera, Hubungkan Aceh hingga Lampung
# Menteri AHY dan Wagub Sumsel Cik Ujang Pastikan Kesiapan Infrastruktur Jelang Lebaran
PALEMBANG, SIMBUR – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau pembangunan Jembatan Tol Musi V ruas Palembang–Betung, Rabu (11/2). Menteri AHY didampingi Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang.
Peninjauan tersebut memastikan progres pembangunan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Trans Sumatera yang menghubungkan Kayuagung–Palembang hingga Jambi. Ruas ini dinilai strategis dalam memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera.
AHY menyampaikan, Jembatan Tol Musi V merupakan bagian dari konsep besar Tol Trans Sumatera yang akan menghubungkan Aceh hingga Lampung. Infrastruktur tersebut diyakini mampu membuka akses ekonomi baru di wilayah yang dilintasi.
“Ini bagian dari konsep besar Trans Sumatera yang pada saatnya akan menghubungkan Aceh hingga Lampung. Dengan begitu, perekonomian wilayah yang dilalui jalan tol ini akan semakin terbuka dan berkembang,” ujar AHY.
Menurutnya, keberadaan ruas Palembang–Betung termasuk Jembatan Musi V akan memangkas waktu tempuh yang sebelumnya 3 hingga 4 jam menjadi sekitar 1 jam. Efisiensi tersebut diharapkan meningkatkan produktivitas serta memperlancar distribusi barang dan mobilitas masyarakat.
AHY menegaskan, ruas tol ini ditargetkan dapat difungsikan secara terbatas sebelum arus mudik dan arus balik Lebaran. Namun demikian, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama. “Keselamatan nomor satu, tetapi kita juga upayakan lebih cepat dan lebih baik. Dalam waktu dekat akan dilakukan uji kekuatan jembatan. Dipersiapkan mampu menahan beban hingga 1.800 ton secara bersamaan, meskipun 70 persen atau sekitar 1.200 ton sudah memenuhi standar. Uji dengan cermat dan libatkan para ahli agar jembatan ini benar-benar andal sebelum dioperasionalkan,” tegasnya.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur harus mampu mendukung konektivitas sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi daerah. Sumsel yang memiliki sumber daya alam melimpah, menurutnya, perlu didukung akses transportasi yang memadai. “Termasuk pengembangan kawasan Tanjung Api-Api dan Pelabuhan Tanjung Carat sebagai pusat ekspor dan perdagangan. Ini bagian dari penguatan pertumbuhan ekonomi regional,” katanya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang berharap pembangunan Jembatan Tol Musi V segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat, terutama saat momentum Lebaran. “Kami berharap kepada pt hutama karya dan pt wastika karya dapat di percepat pekerjaannya dengan tetap memperhatikan kualitas dan keselamatan, sehingga ruas tol ini siap digunakan masyarakat pada Lebaran nanti,” ujar Cik Ujang.(red)



