- Terdata 47 Warga Tewas akibat Gempa NTT
- Korban Tewas akibat Gempa NTT Bertambah Jadi 14 Orang
- Presiden Tekankan Efisiensi Pengadaan Barang dan Jasa hingga Rp360 Triliun
- Gencarkan Patroli dan Libatkan Warga, Satpol-PP Cegah Persekusi di Kota Bogor
- Gempa M7,7 di NTT Berpotensi Tsunami, Satu Warga Tewas
Tiga Warga OKU Selatan Tewas Terseret Banjir Bandang
# Satu Korban Hilang Masih dalam Pencarian
JAKARTA, SIMBUR – Banjir bandang merendam Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Provinsi Sumatera Selatan, pada Selasa (23/9) pukul 02.00 WIB. Hal itu diungkap Abdul Muhari PhD, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Rabu (24/9).
Menurut Muhari, 14 rumah warga dilaporkan rusak berat. Saat ini genangan banjir telah surut. Warga kini melakukan pembersihan. “Tiga jiwa dilaporkan meninggal dunia akibat terseret arus banjir,” ungkap Muhari.
Dikatakannya, BNPB bersama BPBD dan unsur TNI/Polri, relawan serta instansi terkait terus melakukan langkah-langkah penanganan darurat, distribusi bantuan, dan pemulihan sarana prasarana terdampak. Kepala BNPB Letjen TNI Dr Suharyanto SSos MM menegaskan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama serta memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi dengan baik.



