- Sumsel Dapat 18 Sapi Kurban dari Presiden Prabowo
- Pangdam II/Sriwijaya Serahkan Hewan Kurban secara Simbolis
- Dongkrak Layanan Kesehatan, Pangdam II/Sriwijaya Pimpin Rapat Strategis BLU RS AK Gani
- Peradi Profesional: Paradigma Baru Organisasi Advokat Indonesia
- Sokong Ketahanan Pangan, Kasdam II/Swj Bahas Percepatan Koperasi Desa Merah Putih Bersama Kaster Panglima TNI
Banjir Rendam Jabodetabek, Perbaiki Jembatan Putus sebelum Libur Lebaran hingga Modifikasi Cuaca Kurangi Intensitas Hujan
Penuhi Kebutuhan Pengungsi akibat Banjir di Jakarta
Banjir di wilayah Jakarta genangan masih terjadi di beberapa kelurahan, seperti di Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Barat. Total warga terdampak sebanyak 770 KK (2.098 jiwa), sedang data warga mengungsi sejumlah 313 KK (1.236 jiwa). Distribusi titik pengungsian berada di beberapa kelurahan di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
BPBD DKI Jakarta melaporkan banjir melanda dua area kota administrasi yakni Jakarta Selatan dan Jakarta Timur dengan tinggi muka air mencapai 300 sentimeter. BPBD mencatat sebanyak 323 unit rumah dan 1.027 jiwa terdampak kejadian ini.
Pada kesempatan ini Mayjen TNI Lukmansyah mewakili Kepala BNPB yang di saat bersamaan melakukan tinjauan ke lokasi banjir bandang di wilayah Kabupaten Bogor Jawa Barat. “Mewakili Kepala BNPB untuk mengecek banjir yang terjadi dan memastikan kebutuhan pengungsi terpenuhi,” ucap Lukmansyah.
Dalam tinjauannya, Mayjen TNI Lukmansyah turut membawa sejumlah bantuan yang diperlukan untuk para warga terdampak melalui perangkat kecamatan dan kelurahan setempat. “Membawa bantuan yang diperlukan seperti terpal matras dan bahan makanan, apabila kurang bisa minta kembali, apabila kurang kami siap untuk membantunya,” lanjutnya.
Untuk langkah ke depannya, dirinya mengatakan akan melakukan upaya bersama pihak terkait lainnya agar banjir serupa tidak terulang lagi, minimal dapat mengurangi dampak yang terjadi. “Akan melakukan rapat dengan pihak terkait untuk mengetahui penyebab utama dari banjir ini, karena tidak seperti biasanya, biasanya 4-5 jam (surut) ini sampai sore belum surut juga,” ujar Lukmansyah.



