- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
- Protes Meluas, Warga Banyuasin Kesulitan Air Bersih
- Komitmen Indonesia-Unicef Dukung Pemenuhan Hak Anak
- PWI Pusat Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta
Menjaga Jurnalisme di Era Digital, Memperkuat Demokrasi
Hilman Hidayat: Ancaman Serangan Siber terhadap Media Digital
Hilman Hidayat, Ketua PWI Jawa Barat dan Presiden Direktur Ayo Media Group, menyampaikan kekhawatirannya terkait masa depan jurnalisme di era digital.
Ia menegaskan bahwa dalam kondisi saat ini, banyak media online yang menghadapi serangan siber, dengan serangan dari berbagai pihak yang tidak terpikirkan sebelumnya.
“Tugas kita merawat marwah dari jurnalisme apakah jurnalisme di era digital masih cerah atau makin suram? Tapi jika melihat data yang saya kumpulkan kok makin suram,” jelas Hilman.
Ia menjelaskan berdasarkan pengalamannya sendiri dari 40 ribu konten kreator dan wartawan yang memproduksi 15 ribu berita sebulan. Telah banyak yang mendapat serangan dari hacker.
“Ada hal yang membahayakan kita untuk membangun paham jurnalisme. Paham jurnalisme yakni menyebarkan informasi berdasarkan data dan fakta secara objektif. Sementara dari pengalaman kami ada 12 ribu berita yang dihack oleh pihak-pihak tertentu dalam sebulan, serangan terhadap media online bisa mencapai ratusan mulai dari kepala desa sampai yang berseragam,” ujarnya.



