- Gempa M 5,5 Guncang Halmahera Tengah, Tidak Berpotensi Tsunami
- HPN 2027 Lampung Inklusif dan Kolaboratif, Dewan Pers Segera Kumpulkan Konstituen
- Kejati Sumsel Gelar Upacara, Ziarah, dan Tabur Bunga
- Aktivitas Gunung Sinabung Meningkat, Warga Mengungsi Hindari Potensi Lahar
- Tim Mabes TNI Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Muba dan Muara Enim
Menjaga Jurnalisme di Era Digital, Memperkuat Demokrasi
Dhimam Abror: Digitalisasi dan Aktivisme Berkolaborasi untuk Demokrasi
Dhimam Abror, Ketua Dewan Pakar PWI Pusat, menekankan pentingnya preservasi jurnalisme sebagai sarana untuk memperkuat demokrasi. Menurut Dhimam, ruang digital saat ini telah menjadi tempat yang sangat strategis untuk berpartisipasi dalam pesta demokrasi, terutama dalam memberikan informasi yang mendorong masyarakat untuk berpikir kritis.
Dhimam juga mengungkapkan bahwa media baru, yang lebih interaktif dan mudah diakses, telah membuka ruang bagi lebih banyak partisipasi masyarakat dalam proses komunikasi dan pemberitaan. Oleh karena itu, media harus tetap mempertahankan independensinya, akuntabilitas, dan keberagaman dalam menyampaikan informasi.
“Ruang digital kini memungkinkan masyarakat untuk berpikir lebih kritis terhadap peristiwa-peristiwa yang terjadi, terutama dalam ranah politik. Tetapi, kita harus memastikan kualitas informasi yang beredar tetap terjaga,” ujar Dhimam.
Menurut Dhimam, media baru yang lebih interaktif membuka peluang bagi masyarakat untuk lebih terlibat dalam proses demokrasi, tetapi hanya jika media tetap menjaga prinsip independensi dan keberagaman dalam menyampaikan informasi.



