- Bertambah 3 Tersangka Baru, Total 10 Orang Terjerat Kasus Korupsi KUR Bank Daerah di Semendo
- Jaksa Beri Waktu Bos Perusahaan Sawit Satu Bulan Kembalikan Sisa Uang Rp219 Miliar dari Total Kredit Fiktif Rp1,4 Triliun
- Tabrakan Maut Bus versus Truk Tangki, 16 Korban Tewas Diidentifikasi di Palembang
- PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan
- Menkopolkam Pimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026 di Sumsel
Revitalisasi Taman Kurma, Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan
LUBUKLINGGAU, SIMBUR – Pemkot Lubuklinggau (Pemkot) tahun ini akan melakukan revitalisasi kawasan Taman Kurma Masjid Agung As Salam. Dengan pagu anggaran berasal dari APBD Provinsi Sumatera Selatan tahun 2024.
Revitalisasi merupakan upaya untuk menggiatkan kembali dan menyempurnakan struktur ataupun sarana dan prasarana agar menjadi lebih cantik nan indah untuk meningkatkan daya tarik masyarakat sehingga berdampak pada sosial ekonomi.
Ide brilian revitalisasi kawasan masjid Agung As Salam Lubuklinggau ini awalnya dimulai oleh Walikota Lubuklinggau (2013-2018) H SN Prana Putra Sohe yang kala itu bertujuan untuk membuat icon wisata religi dan terbukti berhasil.
“Kami sangat bersyukur memiliki Walikota seperti H SN Prana Putra Sohe, ide-ide beliau dan ikon-ikon yang sudah dibuat oleh beliau. Kami teruskan dan jaga. Buat lebih baik lagi. Kami berterimakasih dengan beliau,” kata Pj Walikota Lubuklinggau, H Trisko Defriansyah kepada wartawan, Sabtu (18/5).
Lanjut Pj Walikota menyampaikan, Rencana revitalisasi taman kurma akan mencakupi perbaikan sejumlah item seperti lantai, panggung utama. Penambahan ornamen serta tidak mengganti nama serta menghilangkan fungsi dari sebelumnya.
“Dengan adanya revitalisasi ini diharapkan kawasan taman kurma yang selama ini merupakan salah satu ikon Kota Lubuklinggau akan menjadi lebih baik dan dapat meningkatkan daya tarik masyarakat serta menggerakan ekonomi kerakyatan,” jelas Trisko sapaan akrabnya.
Lebih lanjut Trisko mengatakan, Tak bisa dipungkiri apabila kawasan ini menjadi pusat perhatian karena iconik dan menarik untuk dikunjungi maka akan berdampak baik bagi para pedagang dan pelaku UMKM yang selama ini beraktivitas di kawasan tersebut.
“Fokus kami memperbaiki, mempertahankan dan menyempurnakan yang sudah ada selama ini, dengan kita membuat kawasan ini menjadi lebih indah, lebih keren lagi maka akan ramai nanti dikunjungi,” kata Pj Walikota,” pungkasnya. (rel/smsi)



