- Tetesan Air Sumber Kehidupan, Wujud Kepedulian Kasad di Brigif 8/GC
- Hadapi Medan Sulit, Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Koala Dua Belas
- Lumbung Energi Jadi Beban Moral, Layanan Listrik di Sumsel Harus Lebih Baik
- Jalan Berlumpur Jadi Ajang Berfoto Warga Desa
- Banjir Rendam Bayung Lencir, Warga Terisolasi dan Butuh Bantuan
Ribuan Pemudik Gratis di Sumsel Gunakan Bus dan Kereta Api
PALEMBANG, SIMBUR – Ribuan pemudik gratis di Sumatera Selatan mulai tinggalkan Kota Palembang. Program Gerakan Mudik Gratis Serentak se-Sumsel (GMGSS) dilepas Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni di Terminal Alang-alang Lebar dan Stasiun Kereta Api Kertapati, Sabtu (6/4) pagi.
Keberangkatan 620 penumpang menggunakan moda transportasi bus. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel menyiapkan 17 armada bus yang digunakan untuk program mudik gratis. Dalam kesempatan ini, Fatoni meminta masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan selama perjalanan mudik agar selamat sampai tujuan. “Selamat mudik, jangan lupa jaga kesehatan. Selamat bertemu sanak saudara di kampung halaman, juga selamat berlebaran,” kata Fatoni.
Terselenggaranya program mudik gratis ini tak lepas berkat kolaborasi dan dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya BUMN/BUMD juga perusahaan swasta. Program mudik gratis ini merupakan yang ketiga kalinya diselenggarakan oleh Pemprov Sumsel.
“Ada 17 unit bus yang diberangkatkan. Tadi sudah kami lepas 1.040 penumpang kereta api. Ini kita siapkan bus yang nyaman dan ber-AC bagi penumpang. Saya lihat juga para penumpang sudah mempersiapkan diri dengan baik,” ucap Fatoni.
Fatoni menyebut pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian, Dinas Perhubungan baik internal Sumsel maupun Pemprov Lampung dan Jambi. Ini dilakukan guna mengatasi sejumlah titik yang dinilai rawan kemacetan.
“Inilah pentingnya sinergi dan koordinasi, baik dengan TNI/Polri dan Perhubungan. Terus kita lakukan dan upayakan untuk mengantisipasi dan mencegah kemacetan yang timbul akibat arus mudik,” imbuhnya.
Sebelumnya, Agus Fatoni melepas pemudik yang menggunakan moda transportasi Kereta Api (KA). “Pemprov Sumsel bersama Kabupaten/Kota itu sudah mencanangkan mudik gratis serentak se-Sumsel, hari ini baru kita lepas bagi pemudik yang naik kereta api,” kata Fatoni.
Terdapat dua jalur mudik gratis yang menggunakan moda transportasi KA Jarak Jauh, yaitu Palembang – Tanjung Karang dan Palembang – Lubuk Linggau. Sebanyak 520 penumpang menggunakan rute Palembang – Tanjung Karang sementara itu 520 penumpang lainnya menggunakan rute Palembang – Lubuk Linggau.
Fatoni menyebut program ini sebagai bentuk perhatian nyata dari Pemerintah Provinsi Sumsel kepada masyarakat Sumsel agar dapat berkumpul dengan keluargannya di kampung halaman selama masa lebaran Idulfitri 1445 Hijriah. “Tidak hanya kereta api, ini juga kita berikan untuk bus, jadi masyarakat yang mau naik bus dan kereta api diberikan gratis untuk mudik bersama dan serentak ini,” ungkapnya.
Terselenggaranya program mudik gratis ini tak lepas berkat kolaborasi dan dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya Bank Sumsel Babel, PT BAU dan PT BMS serta dukungan dari PT KAI. “Jadi ini akan kita lakukan setiap saat, tahun depan bisa berlangsung seperti ini. Kalau minatnya bertambah juga kita bisa tambah lagi,” imbuhnya.
Fatoni meminta kepada seluruh penumpang untuk tetap memperhatikan keselamatan selama di perjalanan. Selain itu, dia juga mengingatkan masyarakat yang hendak mudik agar memperhatikan keamanan rumah yang ditinggalkan selama mudik lebaran.
“Jadi keamanan perlu kita jaga baik yang ditinggalkan ataupun di perjalanan. Semoga kita semua selamat dan bisa bertemu dengan keluarga, kembali lagi ke tempat masing-masing. Harapan kami kedepan mudik gratis tetap didukung kedepannya, karena mudik gratis sangat membantu dan diharapkan oleh masyarakat,” sambungnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Sumsel Ari Narsa mengatakan program mudik gratis dilakukan guna memfasilitasi masyarakat yang membutuhkan angkutan mudik lebaran, mengurangi tingkat kecelakaan sepeda motor dan menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan lancar.
“Tahun ini untuk tujuan rute mudik bertambah sampai ke Surabaya, di antaranya Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) 10 armada selebihnya adalah bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Kemudian seluruh penumpang ini diasuransikan dari Jasa Raharja,” ujarnya.(kbs/red)



