- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Gelar Aksi Galang Donasi, Bantu Palestina
PALEMBANG, SIMBUR – Aksi damai dukung kemerdekaan Palestina, terus mengalir. Ribuan orang kembali berkumpul di Bundaran Air Mancur, Kota Palembang. Mereka mengutuk kebiadaban dan tinjakan keji Israel, membantai ribuan anak – anak dan perempuan di Jalur Gaza, Palestina.
Massa ini, datang dengan mengibarkan panji – panji bendera negara Palestina, bendera merah putih hingga panji – panji hitam putih lambang bendera Nabi Muhammad SAW. Serta membawa atribut menyerukan free palestine, pray for palestine dan seruan hancurkan Israel.
Pantauan Simbur, aksi orasi berjalan damai, dengan mendapat pengamanan dari pihak kepolisian Polrestabes kota Palembang. Aksi juga tidak menganggu jalannya arus lalu lintas, massa juga memisahkan antara massa perempuan dan laki – laki alias tidak dicampur. Termasuk benar – benar menjaga kebersihan, dengan tidak membuat sampah sembarangan.
Ustad Sayid Aqil dalam orasinya, menyerukan Bangsa Palestina, sewaktu awal kedatangan Bangsa Israel, menerima dan menghargai dan menjamu mereka dengan baik. Tapi kemudian apa yang terjadi mereka benar – benar biadab. Mereka tidak tahu balas budi dan terimakasih. Bangsa Palestina telah menolong, membantu tapi justru akhirnya mereka siksa hari ini.
“Jika kita tidak bisa ke Gaza, mari kita kumpulkan dana, supaya kita bisa membantu biaya perawatan yang jadi korban perang. Membantu warga yang kelaparan di Gaza Palestina. Ayo kita kumpulkan, berapa pun uang yang kita bawa, baik melalui Baznas Kota dan Dompet Duafa maupun yang lainnya,” Ungkapnya kemarin Jumat (3/11) lalu.
Selain membantu dengan donasi uang, bisa juga dengan doa, setiap waktu, setiap salat. “Mendoakan saudara – saudara kita yang ada di Palestina diberikan kekuatan, ketabahan dan kesabaran. Takbir Allah Huakbar, Allah Huakbar, Allah Huakbar.”
Selanjutnya, giliran Carma Afrianto eks aktivis juga calon wakilota Palembang ini, juga tidak kalah semangat, Carma membeberkan, perempuan Palestine yang hamil, perutnya sampai dibedel oleh Israel. Dijadikan mainan, tebak – tebakan, bayi yang dikandung perempuan atau laki – laki. Tentara zionis Israel tertawa, menyaksikan tagisan perempuan hamil itu.
“Israel…hancur, Israel hancur saudara saudara ku. Serangan Hamas dibalas gempuran bom, sampai hari ini mencapai 10 ribu saudara – saudara kita yang meninggal di Gaza”.
“Mentri Pendidikan Palestina melaporkan, bahwa 6.000 korban meninggal adalah anak – anak, ya Allah SWT. Saudara – saudaraku mereka akan menghabiskan genarasi mujahid di Palestina. Mereka hari ini memburu anak – anak. Kita semua mengutuknya, bahwa Palembang bersatu memutuskan, setiap hari Jumat baada salat Jumat, kita akan terus melakukan aksi, sampai berakhirnya penderitaan bangsa Palestina,” terang Carma.
Setuju, setuju sambut massa. Palestina merdeka, Palestina merdeka, Palestine Merdeka, Takbir Allah Huakbar, Allah Huakbar, Allah Huakbar. Berikutnya giliran Sukma Hidayat juga aktivis Sumsel ini, giliran berorasi. Saudara – saudara yang dirahmati Allah. Semoga hari ini kita dirahmati Allah. Mungkin pada hari ini, yang pertama orasi kali ini. Namun Insya Allah akan terus menerus, ketika agama sudah dihina, ketika agama sudah ditindas.
“Israel tidaklah merebut Jalur Gaza, Israel tidak juga merebut Tepian Barat. Tetapi Israel berupaya merebut Masjid Al Aqso untuk mereka hancurkan. Apakah umat Muslim berdiam diri? Tidak sambut massa. Kita akan berjihad bersama ketika agama Islam dihina,” terang Sukma.
Takbir Allah Huakbar, Allah Huakbar, Allah Huakbar. Puncaknya massa, orator menyerukan untuk tolong menolong dalam kebaikan. Baik menyumbangkan sebagian harta ke warga Palestina yang sangat membutuhkan bantuan.
Sebuah bendera Israel warna putih garis garis biru, cukup besar juga diinjak – injak, kemudian dibakar massa. Massa telah kelewat geram dengan kebiadaban Israel. Tidak pandang bulu, mengirim tank – tank, telah membom rumah ibadah, masjid, gereja, rumah sakit bahkan membom rumah penduduk sipil, yang ditinggali anak – anak dan perempuan di Jalur Gaza. (nrd)



