- Lima Pendaki Terluka akibat Letusan Gunung Api Dukono
- Bertambah 3 Tersangka Baru, Total 10 Orang Terjerat Kasus Korupsi KUR Bank Daerah di Semendo
- Jaksa Beri Waktu Bos Perusahaan Sawit Satu Bulan Kembalikan Sisa Uang Rp219 Miliar dari Total Kredit Fiktif Rp1,4 Triliun
- Tabrakan Maut Bus versus Truk Tangki, 16 Korban Tewas Diidentifikasi di Palembang
- PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan
Ungkap Kasus 627 Ribu Benih Lobster, Tujuh Polisi Dapat Penghargaan dari Menteri
PALEMBANG, SIMBUR – Apresiasi dan piagam penghargaan diberikan Menteri Kelautan dan Perikanan kepada tujuh personel Direktorat Intelkam Polda Sumsel. Berkat kontribusinya selama 7 hari penyelidikan mengungkap 627 ribu benih lobster senilai Rp40 miliar.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto MH didampingi Kabid Humas Kombes Pol Supriyadi MM, memberikan penghargaan tersebut di lapangan apel Mapolda Sumsel Senin (5/9) pukul 08.00 WIB. Khusus bagi anggota dalam berperan penegakan hukum bidang karantina ikan, pengendalian mutu serta keamanan hasil perikanan.
Ketujuh personel Direktorat Intelkam Polda Sumsel yang menerima piagam penghargaan dari Menteri Kelautan Perikanan ini, yakni AKBP Muhammad Syobirin SH MH, Ipda Muhammad Yani, Aiptu Asmuni SH, Aipda Heru Tejo Pramono. Kemudian Aipda Jhon Kenidi SH dan Bripka Redi Alex Sander Hik serta Bripda Muhammad Dwi Syaputra.
“Kepada personel yang telah berdedikasi dan berprestasi dalam melaksanakan tugasnya, saya sampaikan apresiasi dan terimakasih. Dengan dedikasi ini dapat memberikan keberkahan kepada seluruh anggota. Terutama dalam jenjang karir, baik kenaikan pangkat luar biasa, pengembangan pendidikan ataupun promosi jabatan,” ungkap Kapolda Sumsel.
Jenderal bintang dua ini menegaskan, prestasi pengungkapan penyelundupan benih lobster ini bisa memotivasi personel lainnya untuk lebih giat dalam bekerja. “Penghargaan dari Menteri Kelautan dan Perikanan diberikan atas ungkap penyelundupan benih lobster di Desa Mulia Sari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, pada Selasa 30 November 2021 malam,” timpalnya.
Selama 7 hari peyelidikan membuahkan hasil, sebanyak 627 ribu benih lobster diungkap dengan nilai kerugian Rp 40 miliar. Prestasi seperti ini perlu dicontoh, sebagai kinerja yang maksimal dan sebagai dedikasi dalam pelayanan kamtibmas. (nrd)



