- Presiden Prabowo Resmikan Koperasi Merah Putih, 9.294 Gerai Selesai Dibangun
- Persiapkan Muswil, SMSI Sumsel Harus Mengambil Langkah Strategis
- Optimistis Festival Sriwijaya Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Sumsel
- Pastikan Sasaran TMMD di OKI Tercapai
- Angkat Wastra Kawai Kanduk, Borong Penghargaan
Beri Dukungan Psikososial bagi Anak yang Kehilangan Orang Tua akibat Covid-19
PALEMBANG, SIMBUR – Dukungan psikososial diberikan kepada anak-anak yang kehilangan orang tua, akibat terdampak Pandemi Covid-19. Motivasi itu diberikan Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto MH. Kegiatannya diselenggarakan di Lapangan Tenis Indoor Kompleks Pakri, Lemabang, Palembang, Selasa (2/11/21) pukul 09.30 WIB.
Bakti kesehatan ini diselenggarakan Biro SDM Polda Sumsel. Kegiatannya berupa hiburan badut dan pelajaran mewarnai gambar. Sehingga membuat ceria anak-anak malang ini, juga menggandeng Ikatan Sarjana Psikologi, Kementerian Sosial, serta Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak. Kegiatan dibuka langsung Kapolri Jenderal Listiyo Sigit Prabowo SIk secara virtual.
Pihak penyelenggara Biro SDM Polda Sumsel tetap menerapkan protokol kesehatan. Seluruh anak anak yang hadirkan wajib memakai masker, mencuci tangan dengan air yang telah disediakan serta menjaga jarak. “Dukungan psikososial kepada anak – anak terdampak Pandemi Covid-19 di kota Palembang hari ini yang diberikan Biro SDM Polda Sumsel, terkoneksi dengan Mabes Polri. Dukungan ini juga berikan seluruh Polda yang ada di Indonesia. Dukungan psikososial ini merupakan kepedulian Polri terhadap anak anak yang kehilangan orangtua akibat Covid-19,” cetus Toni.
Jenderal bintang dua ini melanjutkan, bahwa untuk menyadarkan semua orang, terkait adanya korban akibat pandemi Covid-19 jelas menimbulkan efek psikososial bagi anak anak yang kehilangan orangtuanya.
“Seluruh elemen masyarakat kami ajak untuk peduli dan bersama sama membantu terutama anak anak yang kehilangan orang tua. Tidak hanya bantuan sesaat, karena jalan hidup anak anak ini masih panjang. Bantuan dan kepedulian kita sangat dibutuhkan saat ini,” timbang Kapolda Sumsel.
Terdata sekitar 1.200 anak yang terdampak Covid-19 dan perlu diberikan dukungan psikososial. Untuk memberikan dukungan psikososial ini seluruh stakeholder terkait harus bersatu padu agar program dukungan psikososial ini tidak berjalan sampai di sini saja dan harus berlanjut,” bebernya.
Edi Hendri selaku pekerja sosial Dinas Sosial Provinsi Sumsel mengatakan bantuan sosial yang berikan Kementerian Sosial berupa uang setiap bulan. “Skema bantuan disalurkan langsung ke rekening anak – anak yang sudah dilakukan pendataan dari dinas sosial Kabupaten kota masing – masing,” cetusnya. (nrd)



