- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Lima Tahun Mangkrak, PTM II Bakal Dijadikan MPP
PRABUMULIH, SIMBUR – Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih rencananya akan membangun kawasan Mal Pelayanan Publik (MPP) di sekitar Pasar Tradisional Modern (PTM) II di Jalan Jenderal Sudirman. Agar perencanaan itu terwujud, Wali kota Prabumulih, Ir Ridho Yahya MM bersama Kapolres Prabumulih dan Kepala UPTB Samsat serta Dinas PU meninjau lokasi pembangunan mall pelayanan satu atap tersebut, Kamis (20/5).
Wali kota Ridho Yahya mengatakan, pembangunan MPP di area lantai 3 Pasar Tradisional Modern (PTM) II Prabumulih itu dikarenakan sudah lima tahun ini lapak yang ada di sana terbengkalai dan tidak ditempati pemegang surat kuasa (SK). “Mal pelayanan satu atap ini menjadi bagian upaya pemerintah kota Prabumulih untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Ridho Yahya menjelaskan, sebelumnya ada permintaan dari UPTB Samsat untuk mendirikan Mal Pelayanan Publik (MPP). Pihaknya juga diakui Ridho, saat ini lagi menghitung anggarannya di Dinas PUPR Prabumulih.
“Kita siapkan anggaran, sekarang lagi dihitung Dinas PUPR. Kita sulap Lantai 3 PTM II, jadi tempat MPP. Nantinya mall tersebut juga melayani pembayaran iuran PDAM, Pajak Bumi Bangunan dan gas rumah tangga,” terangnya.
Masih kata Ridho, karena area PTM II ini sudah tidak digunakan oleh para pedagang yang mempunyai SK lapak tapi tidak dihuni maka SK-nya akan hangus. Untuk itu, persoalan ini telah dibicarakan dengan Kepala UPTD Pasar dan Kadisperindag.
“Iya, kami hanguskan. Sudah kami berikan kesempatan selama lima tahun menghuninya, juga tidak dihuni. Sekarang mau kita rehab, lantai 3 PTM II menjadi MPP. Semoga nanti ke depannya, lantai 3 PTM II ini menjadi ramai,” imbuhnya.
Nantinya, lanjut Ridho, pembangunan MPP ini akan didesain sebagus mungkin, mencontoh Surabaya yang memiliki MPP paling bagus. “Apalagi, tidak hanya loket pelayanan UPTB Samsat saja, juga ada pembayaran PDAM, gas kota, pelayanan Adminduk Disdukcapil, BSB, listrik, dan lainnya. Ini tentunya sangat memudahkan pelayanan publik. Karena, ada pusat pelayanan terpadu dinamakan MPP tersebut,” terang Ridho.
Terpisah, Kepala Dinas PUPR, H Beni Akbar ST MM mengaku, kalau pihaknya masih menghitung anggaran untuk pembangunan MPP. “Kalau anggaran memungkinkan dianggarkan di ABT 2020. Dan, jika tidak di APBD Induk 2021,” ujarnya, singkat.
Selanjutnya, Kepala UPTB Samsat, Ariswan Naromin SE MM menambahkan, bahwa pihaknya berterima kasih atas support dan bakal direalisasikannya MPP. Dia harapkan, MPP ini nantinya dapat lebih memudahkan pelayanan pembayaran pajak kendaraan dan lainnya di UPTB Samsat. “Kami berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.(red/rel)



