- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Galang Bantuan Ambulans, Donasi Awal Rp15 Juta
PALEMBANG, SIMBUR – Krisis kemanusiaan yang terjadi di Palestina menjadi perhatian dunia tak terkecuali bagi rakyat Indonesia khusunya di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Sebagai bentuk aksi solidaritas bagi rakyat Palestina, Gubernur Herman Deru bersama dengan jajaran beserta alim ulama mengelar salat gaib, doa bersama sekaligus menggalang donasi. Kegiatan digelar di halaman Istana Gubernur Griya Agung Palembang, Rabu (19/5).
Dalam sambutannya sesaat sebelum salat ghoib dan doa bersama ini digelar, Gubernur Herman Deru menyebut dirinya secara pribadi ikut sedih, prihatian dan terenyuh dengan kondisi yang dialami rakyat Palestina. Karena itulah , Gubernur mengajak seluruh masyarakat Sumsel untuk ikut andil membantu rakyat Palestina yang saat ini masih mengalami tragedi kemanusiaan akibat kekejaman tentara Israel. Dia juga menyebut, untuk membantu rakyat Palestina tidak harus menjadi seorang muslim namun cukup menjadi seorang manusia yang memiliki hati nurani.
“Melihat berita ataupun video yang terjadi di Palestina tentu membuat hati tersentuh atas penindasan kejahatan kemanusiaan yang luar biasa. Alhamdulilah pada pertemuan di tempat ini mendokan saudara-sudara di Palestina. Kami yakin melalui kekuatan doa yang dikirimkan kekuatannya jauh lebih besar bahkan melebihi balatentara dan senjata yang ditembakkan. Isya Allah doa ini diijabah Allah swt,” ucapnya.
Dia juga mengucapkan terima kasih pada alim ulama di Sumatera Selatan yang telah memberikan masukan untuk digelarnya doa bersama dan aksi solidaritas bagi rakyat Palestina kali ini. Untuk itu dia juga mengajak seluruh warga Sumsel, pondok pesantren, masjid, musala dan majelis taklim untuk terus memanjatkan doa agar rakyat Palestina diberikan keselamatan dan perlindungan.
“Harus yakini doa akan diijabah Allah swt. Karena itu Saya mengajak doakan saudara-sudara di Palestina agar senantiasa mendapatkan perlindungan, kesehatan dan keselamatan. Bukan hanya untuk Palestina saja namun juga untuk kita yang saat ini masih berjuang melawan Covid-19, agar segera sirna di muka bumi ini,” tuturnya.
Tak hanya itu, Herman Deru juga mengintruksikan kepada para bupati/walikota se-Sumsel juga turut melakukan aksi serupa, mendoakan rakyat Palestina di daerahnya masing-masing. “Saya meminta kepada para bupati/walikota se-Sumsel untuk mengelar doa bersama, galang donasi bantuan untuk rakyat Palestina. Karena inilah yang paling memungkinkan dapat kita lakukan. Karena mengirim tentara bukan wewenang,” imbuhnya.
Herman Deru juga menginisiasi donasi untuk membeli satu unit mobil Ambulans yang nantinya akan diberikan bagi rakyat Palestina. Donasi akan di koordinir oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) Wilayah Sumatera Selatan. Melalui aksi donasi ini Herman Deru berharap seluruh masyarakat Sumsel dapat berpartisipasi sesuai dengan kemampuan dan keikhlasannya masing-masing. “Kami dari Sumatera Selatan selain membantu dengan doa, juga akan memberikan bantuan satu unit mobil ambulans yang diperuntukan membantu sudara-saudara yang membutuhkan pertolongan cepat di Palestina. Saya secara pribadi berikan donasi awal sebesar Rp15 juta. Silakan yang lain untuk ikut berdonasi. Nanti ACT yang akan mempasilitasinya hingga sampai ke rakyat Palestina. Saya rasa cara ini paling tepat untuk membantu tidak dengan mengelar aksi demo atau sejenisnya,” tandas Deru.
Di lain pihak Ustadz Solihin Hasibuan dalam laporannya menyebutkan, kalangan ulama dan umat muslim di Sumsel ikut merasakan kesedihan atas tragedi kemanusiaan yang diterima rakyat Palestina yang menjadi korban kekejaman tentara Israel. Karena itu dirinya bersama dengan kalangan alim ulama dan umat muslim ikut membaur guna mengelar salat gaib dan mendoakan keselamatan masjid Al Aqsa dan rakyat Palestina.
“Kita tahu sudara-sudara di Palestina saat ini tengah ditindas. Makanya hari ini kita mengelar salat gaib dan doa bersama. Kepedulian Gubernur Sumsel yang begitu besar juga harus didukung,” imbuhnya.
Branch Manager Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumsel, Diwadia mengatakan, pihaknya siap berkolaborasi dengan Pemprov Sumsel dalam memberika bantuan ke Palestina. Apalagi, lanjut Diwadia, Gubernur sudah berkomitmen untuk menginisiasi pengumpulan donasi yang nantinya diperuntukan membeli satu unit mobil Ambulans lengkap dengan alat-alat medis bagi rakyat Pelstina yang membutuhkan pertolongan.
“Sebagai warga Sumsel juga harus ada bentuk karya atau kepedulian yang bisa membantu perjuangan bagi saudara- saudara di Palestina. Salah satunya berbentuk mobil ambulans. Ini juga sudah komitmen Gubernur Herman Deru,” katanya.
Lanjutnya dia, seperti yang diberikan tadi oleh Gubernur Herman Deru bersama organisasi perangkat daerah (OPD) berupa dana tunai yang nanti akan di rekap untuk segera direalisasikan dalam waktu cepat. “Tadi sudah meminta imbauan kepada Gubernur untuk masyarakat Sumsel. Jadi gerak pertamanya dari Gubernur sendiri. Insya Allah juga masyarakat ikut tergerak nanti kita bersama sama memberikan bantuan,” tandasnya.
Dalam salat gaib kali ini bertindak sebagai imam H. Habib Mahdi dan doa di pimpin oleh usdaz Solihin Hasibuan. Turut hadir mendampingi Gubernur Plh Sekda Sumsel Ahmad Najib, para kepala OPD di lingkungan PemprovSumsel. (red/rel)



