- Bertambah 3 Tersangka Baru, Total 10 Orang Terjerat Kasus Korupsi KUR Bank Daerah di Semendo
- Jaksa Beri Waktu Bos Perusahaan Sawit Satu Bulan Kembalikan Sisa Uang Rp219 Miliar dari Total Kredit Fiktif Rp1,4 Triliun
- Tabrakan Maut Bus versus Truk Tangki, 16 Korban Tewas Diidentifikasi di Palembang
- PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan
- Menkopolkam Pimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026 di Sumsel
Semprot Desinfektan, Salat Id di Masjid dan Lapangan
LUBUKLINGGAU, SIMBUR – Wali Kota H SN Prana Putra Sohe bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Fokompimda) kembali menyemprotkan cairan desinfektan ke sejumlah kawasan di Kota Lubuklinggau, Minggu (9/5) pagi. Adapun titik awal dilakukan di eks Kompi Taba Pingin.
Penyemprotan desinfektan serentak di Kota Lubuklinggau ini bertujuan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Saat ini Kota Lubuklinggau berada di zona orange. Dua mobil wartercanon dan sejumlah armada pemadam kebakaran diterjunkan untuk penyemprotan di sepanjang jalan utama Kota Lubuklinggau.
“Penyemprotan desinfektan ini bagian dari upaya dan ikhtiar untuk memutus rantai Covid-19. Tujuannya agar nanti bisa melaksanakan salat Idulfitri di masjid-masjid atau di lapangan. Mengingat, saat ini kita zona orange, jangan sampai zona merah,” kata Wako.
Dikatakan Nanan, karena zona merah Covid-19, maka kegiatan akan dibatasi. Otomatis salat Id di masjid pasti akan dilarang. “Kami berupaya berikhtiar agar tidak seperti itu (zona merah). Mudah-mudahan tidak. Bisa salat Id nanti di masjid-masjid,” harapnya.
Dalam kesempatan ini, Wako juga menyerahkan bantuan alat semprot elektrik beserta 16 liter desinfektan,dan maskser serta APD untuk 72 kelurahan. “Tidak ada alasan lagi tidak melakukan penyemprotan, Setiap kelurahan sudah kami berikan alat semprot dan desinfektan,”pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan itu, Wawako H Sulaiman Kohar, Kapolres AKBP Nuryono, Dandim 0406 Letkol Inf Erwinsyah, dan Ketua DPRD H Rodi Wijaya.(red/rel)



