- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Harus Bangga dengan Profesi Petani
PALEMBANG, SIMBUR – Salah satu profesi yang tidak ikut terdampak pandemi Covid-19 adalah profesi sebagai petani. Makanya Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumel), H Herman Deru mengajak masyarakat hingga anak muda untuk cinta dan bangga terhadap profesi petani.
“Jurusan pertanian di kampus-kampus saat ini mulai sepi peminat, ini menandakan jika ketertarikan anak muda ke profesi ini mulai berkurang,” cetusnya dalam Festival Panti Asuhan digelar Pandu Tani Indonesia atau Patani Sumsel di OPI Mall, Jakabaring, Minggu (25/4/21).
Profesi petani seakan-akan menjadi profesi pilihan terakhir bagi mayarakat. Sehingga dianggap menjadi profesi yang tidak begitu diperhitungkan kendati cukup menjanjikan. “Patani telah melakukan gerakan sosial yang baik dengan memperhatikan para anak panti asuhan. Ini patut ditiru sebagai bentuk tangungjawab sosial,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Herman Deru juga mengajak Patani untuk ikut membangun ekonomi masyarakat dengan memaksimalkan hasil panen petani yang kemudian diolah agar menghasilkan keuntungan lebih besar. “Harus ada fokus pada komoditas pertanian tertentu. Mulai yang tidak menarik bagi orang, menjadi sumber penghasilan yang besar. Misalkan olahan singkong ataupun petai,” ucapnya.
Direktur Utama Patani, Sarjan Tahir mengatakan, festival panti asuhan tersebut merupakan yang ke 22 kali. Festival tersebut dilakukan secara rutin setiap tahunnya, termasuk di Sumsel. “Kita lakukan berbagai rangkaian kegiatan, seperti lomba hingga Patani Award. Tentu dengan menerapkan protokol kesehatan ketat,” jelasnya.
kepada anak panti asuhan dalam mewujudkan cita-cita yang diimpikan. Mereka juga memiliki mimpi, baik ingin menjadi gubernur hingga presiden seperti kita. (red/rel)



