- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Kirim Psikolog, Dampingi Korban Penganiayaan
PALEMBANG, SIMBUR – Selain memberikan atensi untuk mengawal perkara penganiayaan dialami Christina Ramauli Simatupang (28). Perawat di RS Siloam Sriwijaya, korban penganiayaan keluarga pasien Jason (38). Herman Deru juga juga mengirimkan psikolog untuk memberikan pendampingan yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Pendampingan psikolog bagi korban penganiayaan itu ditegaskan Henny Yulianti Plt Dinas Perberdayaan Perlindungan Perempuan dan anak atau PPPA Provinsi Sumsel. “Betul Pemprov Sumsel melalui Dinas PPPA bergerak cepat, untuk merespon kejadian, kemudian mengirimkan psikolog untuk melakukan pemeriksaan,” ungkapnya Sabtu (17/4/21).
Henny menyebutkan pendampingan ini ditindak lanjuti dengan melakukan pemeriksaan lanjutan, yang berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Namun hasil pemeriksaan ini sifatnya rahasia, dan dikoordinasikan dengan Polri.
“Tujuan pendampingan ini, memastikan psikologis korban penganiaan ini pulih dan membaik pasca keributan itu,” cetusnya.
Deru sendiri menegaskan, berkomitmen mengawal kasus penganiayaan ini hingga tuntas. “Saya berharap kasus serupa tidak terulang lagi. Tenaga medis juga manusai kala bekerja, jika terjadi hal-hal tidak berkenan dalam pelayanan, keluarga pasien minimal bertanya atau konfirmasi dulu supaya jelas,” timbangya. (red/rel)



