Momentum Silaturami dan Serap Aspirasi Masyarakat

BANYUASIN, SIMBUR – Di bulan suci ramadan, secara rutin Bupati Banyuasin Askolani dan Wabup Slamet, segera mengunjungi desa-desa di 21 kecamatan tersebar di wilayah Kabupaten Banyuasin.

Safari Ramadhan dilakukan dalam rangka memberikan pembinaan pemahaman keagamaan dan sosial kemasyarakatan,  serta menangkap keluhan dan aspirasi masyarakat yang ada di desa-desa. Safari Ramadhan 1442 H dibuka H Askolani MH pada Selasa (14/4/21) di Masjid Al-Amir.

Bersama Wabup dan jajaran Pemkab Banyuasin serta forkopimda akan memanfaatkan Safari Ramadhan ini menjadi momentum silaturahmi. Sekaligus untuk menyerap aspirasi dari masyarakat yang berada di 21 Kecamatan yang ada di Banyuasin

Pembukaan Safari Ramadhan kali ini merupakan Safari Ramadhan pertama yang dilakukan Bupati Banyuasin dari rangkaian Safari Ramadhan yang telah dijadwalkan akan dikunjungi sepanjang Bulan Suci Ramadhan 1442 H.

“Meski masih dalam suasana pandemi Covid -19 ini, kita tetap menjaga prokes serta berdoa meminta perlindungan dari Allah Swt. Terlepas dari itu semua , Pemkab Banyuasin memiliki 7 Program dan 12 gerakan yang salah satunya yaitu, Program Banyuasin Religius. Didalamnya terdapat gerakan menuntut amal atau Gema, salah satu kegiatanya yaitu Safari Ramadhan”,  terang Askolani.

Bulan suci  ramadan sebagai momentum yang tepat, untuk meningkatkan kualitas iman, memperkuat ketaqwaan, hingga mempererat tali silaturahmi antar sesama.

Irian Setiawan SH selaku ketua DPRD Kabupaten Banyuasin mengatakan, pihaknya senantiasa mendukung Pemkab Banyuasin dalam menjalankan visi misinya yakni Banyuasin Bangkit.

“Sudah kita ingatkan anggota Dapil setiap Kecamatan agar dapat menghadiri Safari ramadhan tahun ini. kami dari DPRD Banyuasin akan berusaha dapat hadir. Setiap anggota dapil di Kecamatan agar bisa hadir dan menyerap serta menyampaikan aspirasi permasalahan yang ada di masyarakat”, cetus Irian.

Tausiyah safari ramadan diisi Ustad Solihin Hasibuan. Askolani juga membagikan bantuan kepada yatim piatu dan fakir miskin, lalu bantuan bedah rumah. (red/rel).