Jangan Sampai Bangunan Terbengkalai

PANGKALANBALAI, SIMBUR –  Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Banyuasin melalui dana APBD Provinsi Sumatera Selatan dialokasikan melalui belanja bantuan keuangan yang bersifat khusus. Adapun tujuannya untuk mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Banyuasin sekaligus bentuk komitmen bersama dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan pelayanan masyarakat.  Karena itu, Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru meminta agar tidak ada bangunan yang terbengkalai dan tidak bermanfaat di Kabupaten Banyuasin.

“Melalui bantuan Pemprov berupa stimulan maupun penanganan langsung telah dilaksanakan dengan baik. Harapan saya  sama-sama mengawasi untuk mendapatkan mutu yang terbaik. Jangan sampai bangunan yang telah dibuat  malah terbengkalai atau tidak bermanfaat,” tegas Gubernur Herman Deru saat Rapat Paripurna Istimewa memperingati hari ulang tahun ke-19 Kabupaten Banyuasin di Gedung Rapat Paripurna DPRD Banyuasin, Sabtu (10/4).

Gubernur mengatakan, pembangunan yang digulirkannya sesuai selera rakyat yang dilakukan secara bertahap. Untuk Kabupaten Banyuasin  sebanyak 68 item kegiatan dibangun pada TA 2019 dan 2020 yang menelan dana Rp200 miliar lebih. “Ini kami lakukan untuk menjawab keinginan masyarakat.  Harapan masyarakat  disetiap kabupaten rata-rata sama yakni  kebutuhan pembangunan  infrastruktur yang merata,”  ungkapnya.

Untuk menjadikan bangunan yang berkualitas Herman Deru menyebut, telah dilakukan tahapan perencanaan matang enginering design melibatkan para ahli, hingga  tepat sasaran dan tepat guna. Dia merinci 68 item kegiatan di Banyuasin TA. 2019 menelan anggaran sebesar Rp82.268.900.668 untuk 20 kegiatan. Sedangkan TA 2020 total anggaran Rp146.956.578.648 untuk 48 kegiatan di Kabupaten Banyuasin.

Gubernur juga mengapresiasi tujuh program pokok yang diusung Pemkab Banyuasin saat ini. Terutama beberapa prestasi nasional seperti mendapatkan peringkat 4 nasional sebagai penghasil beras kabupaten dan dalam bidang pelayanan mendapat Dukcapil terbaik tingkat nasional.

“Alhamdulillah sudah dilaksanakan. Itu tidak gampang mendapat penghargaan. Inovasi ini tidak gampang. Wilayah luas terdiri dari perairan dan daratan, ini tantangan luar biasa bisa mendapatkan prestasi,” ujarnya.

Pada ulang tahun ke-19 ini, Kabupaten Banyuasin mendapatkan kado terindah dengan akan dibangunnya pelabuhan internasional di Tanjung Carat. Dengan adanya pelabuhan ini nanti, maka Kabupaten Banyuasin bisa menjadi ekspor beras di Sumatera Selatan.

“Kalau Tanjung Carat selesai, bisa ekspor. Bisa jadi Kabupaten Banyuasin akan jadi kabupaten ekspor beras. Dalam membangun ke depan, agar tercipta kerukunan dan kesolidan antara pemerintah, wakil rakyat dan masyarakat,”katanya.

Ditunjang luas lahan persawahan lebak dan pasang surut ribuan hektar e yang dikelola secara produktif. Ditambah pemanfaatan teknologi pertanian yang modern. Wajar jika daerah ini mampu menjadi daerah penopang lumbung pangan nasional. “Di bidang ketahanan pangan, Kabupaten Banyuasin merupakan salah satu daerah produsen beras di Sumsel dan berperan penting dalam menjaga lumbung pangan nasional,” kata Gubernur.

Didampingi  Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj. Febrita Lustia, Herman Deru memberikan apresiasi atas semua capaian prestasi yang didapat Kabupaten Banyuasin yang didominasi perairan dan daratan namun mampu  menunjukan sejumlah lompatan besar.

“Daerah ini  sangat luas. Terdiri dari kawasan  perairan maupun daratan. Oleh sebab itu tidak gampang. Dibutuhkan niat yang tulus dari pemimpinnya untuk penyediaan  infrastruktur yang memadai. Pemerintah Provinsi dalam tiga tahun berturut-turut mulai dari  2019, 2020 dan 2021 telah memberikan bantuan khusus ke Kabupaten  Banyuasin  dibidang  pembangunan infrastruktur,” tambah Herman Deru.

Dia menyebut, infrastruktur yang dibangun bukan saja terpaku pada bangunan   fisik namun juga non fisik seperti bidang  kesehatan, pendidikan termasuk sinyal internet   menjadi perhatian bagi pemerintah Provinsi Sumsel. “Pada hari jadi Kabupaten Banyuasin yang ke-19  ini, Pemprov Sumsel mengucapkan selamat.  Banyuasin bukan hanya sekadar bangkit tapi luar biasa,” ucap  Herman Deru.

Di akhir  sambutannya gubernur, mengharapkan agar kekompakan antara eksekutif dan legislatif tetap dijaga begitu juga dengan unsur forkopimda lainnya. Sebab keberhasilan pembangunan di segala bidang tidak mungkin dicapai tanpa ada kekompakan dan sinergitas baik secara internal maupun eksternal. “Suksesnya pembangunan kuncinya harus kompak. Kepada seluruh masyarakat Banyuasin, dukung program  pemerintah,”  tandasnya.

Di tempat yang sama, Bupati Banyuasin Askolani mengatakan Banyuasin ke depan mempunyai target menurunkan angka kemiskinan hingga sampai satu digit. “Alhamdulillah Kabupaten Banyuasin angka kemiskinan turun, kedepan kita targetka kemiskinan menjadi satu digit,” katanya.

Dikatakan Askolani, Banyuasin merupakan yahh terluas di Sumsel, Banyusin penduduk terbanyak kedua dan sangat kompleks permasalahan. Tentunya dalam hal ini, perlu dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat. “Produksi beras kita nomor 4 nasional, untuk ekspor kita persiapan dan dirikan badan usaha daerah. Dengan adanya pelabuhan internasional nantinya, bukan hanya beras tapi juga potensi yang lainnya di Banyuasin,” tegasnya.

Askolani memberikan makna yang mendalam. Sebab untuk pertama kalinya HUT Kabupaten Banyuasin digelar berdasarkan  Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun  2020  yang menetapkan tanggal 10 April sebagai hari jadi Kabupaten Banyuasin. “Hari ini menjadi hari yang istimewa bagi masyarakat Banyuasin. Kami telah banyak mewujudkan harapan masyarakat sebagaimana pilar-pilar harapan itu telah dibangun oleh para pendahulu  sebelumnya,”  Askolani.

Askolani juga mengucapkan terima ksih kepada Gubernur Herman Deru yang telah banyak membantu melalui kucuran dana provinsi ke Kabupaten Banyuasin diperuntukan  pembangun infrastruktur. Dirinya beserta rakyat Banyuasin sangat bersyukur punya gubernur yang sangat peduli dengan daerah tersebut.

“Daerah ini sangat luas. Kondisi geografisnya perairan dan daratan. Tanpa bantuan dari Gubernur  mustahil pemerataan pembangunan di Banyuasin dapat dicapai. Untuk itu mewakili rakyat Banyuasin saya sampaikan terimakasih. Tahun-tahun mendatang ditambah lagi pak Gubernur,” tutup Askolani.

Askolani juga berharap gubernur  dapat terus mendukung  pembangunan infrastruktur baik jalan, jembatan, dan  sarana air bersih di seantero Kabupaten Banyuasin. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur. Begitu besarnya perhatian pada warga Banyuasin. Infrastruktur yang telah dibangun Pak Gubernur  sudah bisa dimanfaatkan masyarakat. Saat ini warga dapat berkerja dengan lancar, aman tanpa kendala dengan infrastruktur yang telah dibangun pak Gubernur di daerah ini,” tandasnya.

Sementara, Ketua DPRD Banyuasin Irian Setiawan turut berbahagia dengan hari jadi Banyuasin yang ke-19. Dirinya mengatakan ke depan Banyuasin menjadi lebih baik lagi dan banyak lagi prestasi yang akan dicapai seiring bertambahnya usia. “Kami dari DPRD Kabupaten Banyuasin akan mendukung apapun program itu selama itu untuk kebaikan rakyat. Semoga kedepan Banyuasin semakin maju dan rakyatnya sejahtera,”katanya. (red/rel)