- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Disuntik Sinovac Bareng Awak Media
PALEMBANG, SIMBUR – Fitrianti Agustinda selaku Wakil Walikota Palembang menjalani suntik vaksin tahap kedua. Sebelumnya suntik vaksin tahap pertama RSUD Bari Palembang. Vaksin tahap dua digelar Senin (15/3/21) pagi.
Fitrianti disuntik vaksin kedua di Rumah Dinas Walikota Palembang di Jalan Tasik, ia tidak sendirian, melainkan diikuti 100 jurnalis yang mengikuti suntik vaksin tahap pertama.
“Alhamdulillah lancar dan tanpa kendala apapun. Vaksinasi hari ini juga memang sengaja kita lakukan serentak dengan teman-teman wartawan, kalau tidak salah lebih kurang ada 100 wartawan, baik cetak maupun elektronik,” ujarnya
Fitri juga menyampaikan, bahwa vaksinasi yang dilakukan untuk awak media memang sangat diharapkannya sejak awal serta dapat terlaksana bagi seluruh wartawan, meskipun bertahap. “Kita tahu betul, kegiatan kawan-kawan wartawan ini sangat melekat pemberitaannya, khususnya di Pemerintah kota Palembang,” timbangnya.
Tetapi menurut Fitri, bukan berarti bebas lepas dari masker dan tidak mengikuti lagi protokol kesehatan. “Meski kita telah divaksin, tidak ada yang bisa menjamin bahwa kita tidak akan terkena Covid-19. Jadi, meskipun kita telah divaksin, namun kita harus tetap mengikuti protokol kesehatan,” cetusnya.
Ditegaskannya informasi yang diterimanya dari pihak Dinas Kesehatan, sebanyak 90.000 dosis vaksin yang telah diberikan di kota Palembang. “Besok kalau tidak ada perubahan rencana, sekitar kurang lebih 16 ribu vaksin sinovac akan diberikan kembali untuk warga kota Palembanng. Tinggal menunggu arahan pak Wali, apakah ini diberikan untuk komunitas yang mana,” ungkap Fitri.
Sudah banyak orang yang telah divaksin mengaku tidak mengalami hal-hal yang mengkhawatirkan. Dan ingat, vaksinasi ini diberikan secara gratis. “Jadi saya berharap tidak ada penolakan ditengah masyarakat,” tungkasnya.
Walikota Palembang H Harnojoyo dan Sekda Palembang Ratu Dewa, juga ikut langsung memantau berlangsungnya penyuntikan vaksin tersebut. “Mudah-mudahan setelah dilakukannya vaksinasi kepada rekan-rekan wartawan, masyarakat lainnya yang belum berani untuk menerima vaksin dapat termotivasi untuk tidak takut,” kata Harnojoyo.
“Saya sangat memberikan rasa hormat dan bangga kepada teman-teman wartawan semua, yang hari ini mendukung upaya pemerintah untuk melaksanakan vaksin ini dengan baik,” ucap Harnojoyo.
Ratusan Lansia Disuntik di PIM
Ratusan orang lanjut usia (Lansia), Senin (15/3/21) pagi, memadatai Palembang Icon Mal, sejak pagi antri mengkuti prokes, untuk menjalani suntik vaksin yang digelar Pemkot Palembang, melalui dinas kesehatan berkerja sama dengan Rumah Sakit (RS) Siloam Palembang.
Staf Ahli Walikota Palembang Bidang Ekonomi Pembangunan dan Investasi dr Letizia menjelaskan, mengatakan saat ini Pemkot Palembang terus berupaya mengejar target Herd Immunity (kekebalan kelompok) guna memutus virus Corona. “Ditargetkan April mendatang target untuk Herd Immunity dapat terselesaikan,” kata Letizia.
Plt Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Palembang dr Mirza Susanty sendiri mengatakan, penyuntikan untuk lansia di Kota Palembang telah mencapai 20,8 persen dari kuota vaskin yang berikan pemerintah pusat sebanyak 53.200 untuk lansia.
“Saat ini sudah mencapai 11.096 lansia yang telah mendapat penyuntikan vaksin tahap pertama,targetnya sampai bulan April 2021,” ungkap Susanty.
Mirza optimis, sejauh proses vaksinasi lansia, dirinya belum melihat dilaporkan kejadian bagi lansia pasca ikut imunisasi. “Saya berharap lansia-lansia yang lain ikut tergugah dan juga masyarakat tidak takut dengan vaksinasi,” harapannya.
dr Anton Suwindro M Kes selaku Direktur Medik dan Pelayanan RS Siloam Sriwijaya mengatakan, RS Siloam Sriwijaya sendiri berkolaborasi Pemerintah kota Palembang, agar membantu mempercepat memvaksinasi lansia sehingga vaksinasi masyarakat tidak terhambat.
“Kolaborasi dengan Dinas Kesehatan ini, pada intinya membantu mempercepat vaksin lansia yang ada kota Palembang agar vaksinasi masyarakat tidak terhambat.” Tukasnya. (kbs/red)



