- Dongkrak Layanan Kesehatan, Pangdam II/Sriwijaya Pimpin Rapat Strategis BLU RS AK Gani
- Peradi Profesional: Paradigma Baru Organisasi Advokat Indonesia
- Sokong Ketahanan Pangan, Kasdam II/Swj Bahas Percepatan Koperasi Desa Merah Putih Bersama Kaster Panglima TNI
- Sebarkan "Virus" Perdamaian dan Riding Skuter di Palembang, Slank Bakal Rilis Album Terbaru pada 5 Juni 2026
- Buronan Kasus Pelecehan Seksual Ditangkap di Rumah Tetangga
Tujuh Belas Ribu Wartawan Prioritas Dapat Vaksin Covid-19
JAKARTA, SIMBUR – Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah memberikan komitmen vaksinasi massal kepada para wartawan Indonesia. Hal itu diungkap anggota Dewan Pers Agus Sudibyo.
“Kami baru saja mendapat konfirmasi dari Menkes bahwa pemerintah komitmen vaksinasi massal sebanyak 17 ribu wartawan Indonesia, pada minggu ketiga Februari ini, ” kata Agus di sela konvensi media massa pada Hari Pers Nasional 2021 di Ancol, Jakarta, Senin (8/2).
Prioritas itu diberikan karena wartawan banyak yang bekerja secara fisik di luar dan memiliki risiko yang tinggi. Jumlah itu di luar angka 500 wartawan yang telah lebih dulu masuk daftar vaksinasi.
Teknisnya, Agus mengimbau, kepada wartawan untuk mendaftarkan diri melalui asosiasi jurnalis yang terdaftar di Dewan Pers. Kemudian jadwal vaksinasi akan diatur di seluruh provinsi secara simultan.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak seluruh insan pers di Indonesia yang tengah memperingati hari pers untuk mengawal dan berjuang bersama dalam upaya melawan Pandemi Covid-19. “Pandemi Covid-19 saat melanda dunia, bukan hanya di Indonesia. Musuh bersama yang kami hadapi sekarang, bagaimana berjuang melawan dan mengalahkan Covid-19. Selain mengantisipasi semua dampak negatif dari Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia,” kata dia.
Untuk skala kecil, kata dia, menerapkan 3M, dan bagi Pemerintah 5M. “Tugas pers nasional adalah, bagaimana ikut menyampaikan pesan-pesan prokes dan menegakkan aturan itu secara maksimal,” tambah Anies. (red)



