Diminta Kunci Kotak Amal, Bendahara Bunuh Ketua Pengurus Masjid di Kayuagung

PALEMBANG, SIMBUR – Tindak pidana penganiayaan sadis kembali terjadi. Peristiwa itu mengakibatkan korban M Arif tewas di tangan pelaku. Penganiayaaan terjadi pada Jumat (11/9) lalu pukul 18.15 WIB di dalam Masjid Nurul Iman LK III RT 07 Kelurahan Tanjung Rancing Kecamatan Kayuagung Kabupaten OKI.

Korban M Arif SPd MM (61), warga Kelurahan Tanjung Rancing Kecamatan Kayuagung Kabupaten OKI. Korban merupakan Ketua Pengurus Masjid Nurul Iman di kawasan tersebut. Sementara, pelaku sendiri yaitu Meyudin (49), warga LK III RT 06 Kelurahan Tanjung Rancing Kecamatan Kayuagung Kabupaten OKI.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM menjelaskan, kejadian bermula ketika pelaku yang merupakan bendahara dan ketua perlengkapan Masjid Nurul Iman merasa tidak senang dan tersinggung karena kunci kotak amal diminta oleh korban yang merupakan ketua pengurus masjid saat selesai salat Jumat. “Pelaku timbul niat untuk menganiaya korban dengan senjata tajam pada saat salat Magrib,” ujarn Kabid Humas, Selasa (15/9).

Dia menambahkan, pelaku menganiaya korban dengan cara membacok menggunakan senjata tajam jenis pedang panjang bergagang plastik. Atas kejadian tersebut, lanjut Kabid Humas, korban mengalami luka bacok di bagian leher atas kiri. Korban dibawa ke RSUD Kayuagung lalu dirujuk ke RS Charitas Palembang. Pelaku diamankan Aipda Khoirul Sobri dan jemaah Masjid Nurul Iman yang sedang salat Magrib. Pelaku diserahkan untuk diaman di Polsek Kayuagung.

“Kapolres OKI sudah mendatangi rumah korban dan RT setempat. Untuk meredam keluarga korban agar tidak melakukan serangan balasan terhadap pelaku maupun keluarganya,” jelas Kabid Humas.

Kabid Humas mengimbau kepada keluarga korban tetap tenang. Jangan sampai terjadi main hakim sendiri dan serahkan kasus penganiayaan ini kepada polisi khususnya Polres OKI. “Tidak ada indikasi SARA atau organisasi terlarang sebagaimana berita yang beredar di masyarakat saat ini tapi murni rasa ketersingungan atau dendam pribadi,” pungkasnya.(rgs/rel)