- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Bantuan Kementerian untuk Masyarakat Pariwisata Sumsel Disalurkan
PALEMBANG, SIMBUR – Pariwisata merupakan salah satu sektor yang sangat terdampak oleh wabah Covid-19. Di tengah kebijakan new normal atau normal baru, pemerintah kembali melakukan pemulihan pariwisata, termasuk di Sumsel.
Gubernur Sumsel H Herman Deru menerima langsung bantuan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), di Gedung Hospitality lantai 2 Poltekpar Jakabaring, Jumat (11/6) pagi. Bantuan itu ditujukan untuk para pelaku usaha maupun pekerja parekraf di Sumsel yang terdampak Covid-19. Paket bantuan berupa bahan pokok tersebut diserahkan oleh Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan Kemenparekraf Rizki Handayani.
Menurut Gubernur, bantuan yang diberikan Kemenparekraf tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pariwisata di Sumsel di tengah pandemi Covid-19 saat ini. “Kami tidak menilai berapa banyak jumlah bantuan ini diberikan, tapi yang kita lihat perhatiannya. Ini bentuk dukungan agar pariwisata kembali pulih seperti semula,” katanya.
Dikatakan, pariwisata memang berdampak langsung akibat wabah tersebut. Sejak beberapa bulan covid-19 melanda, sejumlah destinasi wisata sepi bahkan terancam gulung tikar. “Dari mulai hotel sampai destinasi wisata pendapatannya bisa dikatakan jemblok. Sejumlah pelaku usaha khususnya pekerja dirumahkan dan di PHK akibat sepinya pengunjung. Ini yang harus kita pulihkan bersama-sama, namun tetap harus menerapkan protokol kesehatan,” tuturnya.
Dia meyakini, dengan adanya kebijakan pemerintah terkait penerapan normal baru tentu akan membawa dampak baik bagi pariwisata. Terlebih, 4 daerah di Sumsel yakni OKU Selatan, Pagaralam, Empat Lawang dan PALI yang merupakan daerah destinasi wisata saat ini bersiap menuju normal baru. Setelah serah terima bantuan dari Kemenparekraf, HD juga melepas langsung tim untuk menyalurkan sedikitnya 10 ribu bantuan untuk masyarakat pariwisata yang terdampak Covid-19 di Sumsel.
Sementara itu, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan Kemenparekraf Rizki Handayani mengatakan, pemerintah saat ini memang gencar memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap pariwisata.
“Wabah ini masalah dunia. Semuanya terdampak termasuk pariwisata kita. Saat ini kita tengah berupaya melakukan pemulihan, sehingga pariwisata ini bukan hanya didatangi oleh masyarakat lokal kita namun juga mancanegara kembali percaya,” kata Rizki.
Untuk itu, sambungnya, penerapan protokol kesehatan dalam memulihkan pariwisata ini harus dilakukan dengan ketat, sehingga pelancong merasa yakin aman saat memutuskan untuk melakukan perjalanan wisata di Sumsel.”Kita harus sinergi memulihkan pariwisata ini. Semua pihak harus satu suara, mulai dari masyarakat, pemerintah, gugus tugas dan lainnya,” pungkasnya.
Hadir pada acara penyerahan Simbolis bantuan tersebut Forkopimda Prov Sumsel, Gubernur Prov Sumsel H.Herman Deru, Kapolda Irjen Pol Prof Dr.Eko Indra Heri S. MM, Waka Polda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan, Kapolresta Palembang Kombes Pol Anom, Dandim 0418/PLG Kolonel Arm Widodo Noercahyo, Direktur Poltekpar Bpk Dr Zulkifli Harahap MM, Wakil Ketua DPRD Prov Sumsel Muchredi Mahzarela, Asintel Kejati Sumsel, para pejabat di lingkungan Provinsi Sumsel dan pelaku pariwisata.(kbs)



