- Jaksa Sita Truk dan Alat Berat Perusahaan Terkait Korupsi Distribusi Semen
- Pejabat Bank Tersangka Korupsi KUR di OKUT Tidak Ditahan karena Akan Menjalankan Ibadah Haji
- Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Korupsi, Staf Ahli Bupati Muba dan Oknum Pengacara Jadi Tersangka
- Sinergi Hadapi Musim Kemarau, Apel Karhutla Sumsel Bakal Digelar di Kampung Nelayan Sungsang pada 6 Mei 2026
- Resmi Dilantik, 325 Bintara Remaja TNI AD Siap Mengabdi untuk Negeri
Helikopter TNI AD Jatuh, Empat Calon Perwira Penerbang Tewas
SEMARANG, SIMBUR – Helikopter MI-17 milik TNI AD dengan nomor registrasi HA 5141 jatuh di Kawasan Industri Kendal (KIK) Jawa Tengah, Sabtu (6/6). Helikopter nahas tersebut diketahui sedang melaksanakan misi latihan terbang di Pusat Pendidikan Penerbang AD, Semarang, Jawa Tengah. Latihan itu merupakan bagian dari program Pendidikan Calon Perwira Penerbang 1.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Nefra Firdaus mengatakan, helikopter dinyatakan dalam kondisi baik sebelum terbang. Saat dilaksanakan Pre-flight Check, jelas dia, tidak ditemukan hal-hal menonjol. “Selain itu, misi latihan terbang endurance pertama (sebelum misi ke-2) juga berjalan dengan aman,” ungkap Nefra dalam keterangan persnya.
Menurut dia, sekitar jam 12.35 siang tadi, helikopter ini melaksanakan misi latihan terbang endurance kedua dengan materi terbang Tactical Manuver. Sekitar jam 13.40 siang tadi, Helikopter MI-17 ini jatuh di Kaliwungu, Kecamatan Kendal, Jawa Tengah.
“Setelah jatuh, Helikopter MI-17 ini terbakar dan menyebabkan 4 orang crew meninggal dunia. Sementara 5 lain-nya luka-luka. Korban luka-luka saat ini sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat,” terangnya sembari menambahkan, penyebab jatuhnya helikopter MI-17 TNI AD masih dalam proses investigasi.
Adapun empat korban meninggal yakni Kapten Cpn Kadek, Kapten Cpn Fredi, Kapten Cpn Y Hendro, dan Lettu Cpn Wisnu. Sementara, lima korban lain yang mengalami luka parah yakni Lettu Cpn Vira Yudha, Praka Nanang, Praka Rofiq, Praka Supriyanto, dan Praka Andi.(kbs)



