Al Khattat, Platform E-Learning Kaligrafi Arab dan Seni Dekoratif Islam Pertama di Dunia

RIYADH, SIMBUR – Diwariskan kekayaan budaya, Kerajaan Arab Saudi telah menjadi tuan rumah dalam sejarah selama berabad-abad bagi penulis kaligrafi dan seniman muslim. Karena itu, Kementerian Kebudayaan Arab Saudi melestarikan warisan karya seni tersebut ke arah transformasi digital dengan meluncurkan platform e-learning kaligrafi dan seni dekoratif Islam.

Al Khattat, nama platform e-learning tersebut merupakan sebuah inisiatif program pelestarian seni kaligrafi berkualitas sebagai bagian dari visi Kerajaan Arab Saudi pada 2030. Platform akan diawasi oleh pakar kaligrafi unggul dari kerajaan dan seluruh dunia. Adapun tujuan dibuatnya platform ini tak lain untuk mempromosikan dan melakukan pertukaran budaya yang berbeda dari para penulis kaligrafi, berbagi pengetahuan melalui pelatihan, kursus, proyek dan sanggar.

Al Khattat merupakan contoh terbaru transformasi seni budaya digital yang memungkinkan generasi pelestari kaligrafi kuno yang tersisa untuk berkarya lebih aman di rumah di tengah perlawanan terhadap pandemi Covid-19.

Platform ini akan memberi mereka daya tarik tersendiri dalam belajar seni kaligrafi Arab. Mereka mendapat kesempatan hadir di kelas yang dilakukan industri terkemuka dan profesional. Platform tersebut juga menyediakan landasan bagi pencipta budaya untuk berinteraksi dengan rekan seprofesi mereka di seluruh dunia.

Peserta akan dapat pengetahuan dalam memilih gaya kaligrafi yang bersifat khusus. Mereka belajar memilih berbagai kursus, termasuk panel membuat kaligrafi Arab. Peserta juga diundang untuk belajar desain huruf sebagaimana mereka belajar untuk menulis huruf Arab di komputer.

Simbol jati diri dan identitas nasional kaligrafi Arab sangat kental dalam sejarah kerajaan. Keindahan estetika mencerminkan kemakmuran budaya Arab Saudi. Dukungan Kementerian Kebudayaan terhadap platform ini memberikan dan penghargaan dari bentuk dan sejarah seni. Hal itu merupakan upaya untuk mengembangkan dan memelihara sebuah kekayaan ekosistem budaya dan berbagi warisan seni budaya Arab untuk dunia.(kbs/prnewswire)